Kepolisian Uzbekistan Paksa Pria Muslim Mencukur Jenggot
Jum'at, 26 November 2021 - 06:33 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pangeran Faisal bin Mussaid, Jual Narkoba dan Bunuh Raja Arab Saudi
Seorang warga Yangyul mengatakan, "Polisi mengatakan bahwa kita terlihat seperti teroris."
"Kami menumbuhkan jenggot karena ini dianggap sejalan dengan tradisi dan praktik Nabi Muhammad. Mereka melanggar hak-hak kami," tutur warga itu.
Kebijakan tersebut telah dikritik kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM) selama beberapa tahun, dan tampaknya meningkat ketika pemerintah mengatakan itu dianggap ciri Islam radikal.
Ini mengikuti periode singkat di mana otoritas Uzbek mulai meredakan kebijakan garis keras sebelumnya terhadap agama.
Seorang warga Yangyul mengatakan, "Polisi mengatakan bahwa kita terlihat seperti teroris."
"Kami menumbuhkan jenggot karena ini dianggap sejalan dengan tradisi dan praktik Nabi Muhammad. Mereka melanggar hak-hak kami," tutur warga itu.
Kebijakan tersebut telah dikritik kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM) selama beberapa tahun, dan tampaknya meningkat ketika pemerintah mengatakan itu dianggap ciri Islam radikal.
Ini mengikuti periode singkat di mana otoritas Uzbek mulai meredakan kebijakan garis keras sebelumnya terhadap agama.
Lihat Juga :