Putin Pecat Kepala Penjara Rusia Setelah Bocornya Skandal Penyiksaan
Kamis, 25 November 2021 - 21:33 WIB
loading...
Alexander Kalashnikov, mantan kepala Layanan Penjara Federal Rusia (FSIN). FOTO/TASS
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia, Vladimir Putin telah memecat kepala sistem penjara Rusia, Alexander Kalashnikov. Pemecatan dilakukan sebulan setelah serangkaian video eksplosif yang menunjukkan pemerkosaan dan penyiksaan di dalam rumah sakit penjara bocor secara online.
Seperti dikutip dari The Moscow Times, Kamis (25/11/2021), Kremlin mengumumkan, Putin mengganti Kalashnikov dengan Wakil Menteri Dalam Negeri Arkady Gostev sebagai kepala Layanan Penjara Federal Rusia (FSIN). Perubahan itu segera berlaku.
Baca: Bocor, Video Mengerikan Napi di Penjara Rusia Disiksa dan Diperkosa
Pemecatan Kalashnikov dilakukan menyusul penembakan 18 petugas penjara pada Oktober di pusat kota Saratov, di mana dugaan pemerkosaan dan penyiksaan terjadi. Tiga petugas penjara regional juga dipecat.
Gulagu.net, sebuah LSM hak-hak tahanan terkemuka yang menerbitkan serangkaian video mengerikan dari rumah sakit penjara Saratov, menyambut dipecatnya Kalashnikov.
“Serangkaian kasus kriminal baru dan penangkapan kolonel dan jenderal ada di depan. Para pelaku sadisme akan dipenjara dalam waktu yang lama. Untuk itulah kami bekerja,” kata Gulagu.net di Telegram. LSM itu menyuarakan harapan bahwa mereka yang mengambil bagian dalam aksi sodomi dan penyiksaan yang mengerikan akan dihukum (secara terbuka).
Sementara itu, polisi Rusia menambahkan, pendiri Gulagu.net Vladimir Osechkin ke daftar orang yang dicari pada awal November untuk kejahatan yang tidak ditentukan.
Seperti dikutip dari The Moscow Times, Kamis (25/11/2021), Kremlin mengumumkan, Putin mengganti Kalashnikov dengan Wakil Menteri Dalam Negeri Arkady Gostev sebagai kepala Layanan Penjara Federal Rusia (FSIN). Perubahan itu segera berlaku.
Baca: Bocor, Video Mengerikan Napi di Penjara Rusia Disiksa dan Diperkosa
Pemecatan Kalashnikov dilakukan menyusul penembakan 18 petugas penjara pada Oktober di pusat kota Saratov, di mana dugaan pemerkosaan dan penyiksaan terjadi. Tiga petugas penjara regional juga dipecat.
Gulagu.net, sebuah LSM hak-hak tahanan terkemuka yang menerbitkan serangkaian video mengerikan dari rumah sakit penjara Saratov, menyambut dipecatnya Kalashnikov.
“Serangkaian kasus kriminal baru dan penangkapan kolonel dan jenderal ada di depan. Para pelaku sadisme akan dipenjara dalam waktu yang lama. Untuk itulah kami bekerja,” kata Gulagu.net di Telegram. LSM itu menyuarakan harapan bahwa mereka yang mengambil bagian dalam aksi sodomi dan penyiksaan yang mengerikan akan dihukum (secara terbuka).
Sementara itu, polisi Rusia menambahkan, pendiri Gulagu.net Vladimir Osechkin ke daftar orang yang dicari pada awal November untuk kejahatan yang tidak ditentukan.
Lihat Juga :