Gara-gara FBI, AS Akan Bayar Keluarga Korban Penembakan Parkland Rp1,8 Triliun
Rabu, 24 November 2021 - 02:10 WIB
loading...
A
A
A
Dan lima bulan sebelum penembakan, pemilik saluran YouTube telah melaporkan komentar yang ditinggalkan di bawah salah satu videonya di mana seorang pengguna dengan nama "nikolas cruz" telah mengeklaim bahwa dia akan menjadi penembak sekolah profesional.
Baca juga: Ketegangan Memanas, 10 Pesawat AS Berlatih Mengebom Nuklir Rusia
Hanya beberapa hari setelah penembakan, FBI mengakui tidak menindaklanjuti dua informasi yang mereka terima.
Pengakuan FBI atas kesalahannya menghancurkan keluarga korban, yang menggugat biro tersebut karena kelalaian.
Cruz, sekarang berusia 23 tahun, mengaku bersalah atas 17 tuduhan pembunuhan bulan lalu dan mengatakan dia sangat menyesal. Dia sedang menunggu penjatuhan hukuman dan jaksa mengatakan mereka akan mengupayakan hukuman mati.
Baca juga: Ketegangan Memanas, 10 Pesawat AS Berlatih Mengebom Nuklir Rusia
Hanya beberapa hari setelah penembakan, FBI mengakui tidak menindaklanjuti dua informasi yang mereka terima.
Pengakuan FBI atas kesalahannya menghancurkan keluarga korban, yang menggugat biro tersebut karena kelalaian.
Cruz, sekarang berusia 23 tahun, mengaku bersalah atas 17 tuduhan pembunuhan bulan lalu dan mengatakan dia sangat menyesal. Dia sedang menunggu penjatuhan hukuman dan jaksa mengatakan mereka akan mengupayakan hukuman mati.
(min)
Lihat Juga :