Kembali Duduki Kursi PM, Hamdok Janjikan Jalan Menuju Demokrasi
Selasa, 23 November 2021 - 02:45 WIB
loading...
A
A
A
Hamdok telah berada di bawah tahanan rumah oleh militer selama berminggu-minggu. Militer juga membubarkan kabinetnya dan menangkap sejumlah warga sipil yang memegang posisi teratas di bawah kesepakatan pembagian kekuasaan yang disepakati setelah penggulingan populer penguasa lama Omar al-Bashir pada 2019.
Baca: Hari Paling Mematikan di Sudan, 15 Demonstran Ditembak Mati
Kesepakatan 14 poin antara Hamdok dan militer, yang ditandatangani di istana presiden di Khartoum pada hari Minggu, juga memberikan pembebasan semua tahanan politik yang ditahan selama kudeta dan menetapkan bahwa deklarasi konstitusional 2019 menjadi dasar untuk transisi politik, menurut rincian yang dibacakan di televisi pemerintah.
Kudeta tersebut menuai kecaman internasional. Orang-orang Sudan telah turun ke jalan secara massal sejak pengambilalihan militer, yang menjungkirbalikkan transisi rapuh negara itu menuju demokrasi. Setidaknya 41 orang telah tewas dalam konfrontasi dengan polisi sejak kudeta, karena pasukan keamanan kadang-kadang menggunakan peluru tajam untuk membubarkan demonstran anti-kudeta.
Baca: Pasukan Keamanan Sudan Kembali Lepaskan Peluru Tajam, 5 Demonstran Tewas
Baca: Hari Paling Mematikan di Sudan, 15 Demonstran Ditembak Mati
Kesepakatan 14 poin antara Hamdok dan militer, yang ditandatangani di istana presiden di Khartoum pada hari Minggu, juga memberikan pembebasan semua tahanan politik yang ditahan selama kudeta dan menetapkan bahwa deklarasi konstitusional 2019 menjadi dasar untuk transisi politik, menurut rincian yang dibacakan di televisi pemerintah.
Kudeta tersebut menuai kecaman internasional. Orang-orang Sudan telah turun ke jalan secara massal sejak pengambilalihan militer, yang menjungkirbalikkan transisi rapuh negara itu menuju demokrasi. Setidaknya 41 orang telah tewas dalam konfrontasi dengan polisi sejak kudeta, karena pasukan keamanan kadang-kadang menggunakan peluru tajam untuk membubarkan demonstran anti-kudeta.
Baca: Pasukan Keamanan Sudan Kembali Lepaskan Peluru Tajam, 5 Demonstran Tewas
Lihat Juga :