Pentagon Tunjuk 3 Perusahaan Rancang Sistem Pencegat Rudal Hipersonik
Selasa, 23 November 2021 - 01:05 WIB
loading...
A
A
A
“Beberapa penghargaan memungkinkan kami untuk melaksanakan fase pengurangan risiko untuk mengeksplorasi konsep industri dan memaksimalkan manfaat dari lingkungan yang kompetitif untuk menunjukkan GPI yang paling efektif dan andal untuk pertahanan hipersonik regional, sesegera mungkin,” lanjutnya.
Baca: Pentagon: Dalam Perang Nuklir, Rudal Hipersonik China Dapat Serang AS Lebih Dulu
Pencegat akan dirancang agar sesuai dengan kapal perusak Aegis Ballistic Missile Defense Angkatan Laut AS saat ini. Ini akan ditembakkan dari Sistem Peluncuran Vertikal standar dan terintegrasi dengan Sistem Senjata Baseline 9 Aegis yang dimodifikasi yang mendeteksi, melacak, mengontrol, dan melibatkan ancaman hipersonik.
Fase pengembangan awal “akan fokus pada pengurangan risiko teknis, teknologi yang berkembang pesat, dan menunjukkan kemampuan untuk mencegat ancaman hipersonik,” menurut pernyataan Raytheon Missiles and Defense.
“Sistem Raytheon Technologies adalah landasan pertahanan rudal balistik saat ini. Kami membangun pengetahuan itu untuk memajukan sistem pertahanan rudal untuk ancaman di masa depan,” jelas Tay Fitzgerald, Wakil Presiden Pertahanan Rudal Strategis Raytheon.
Baca: Pentagon: Dalam Perang Nuklir, Rudal Hipersonik China Dapat Serang AS Lebih Dulu
Pencegat akan dirancang agar sesuai dengan kapal perusak Aegis Ballistic Missile Defense Angkatan Laut AS saat ini. Ini akan ditembakkan dari Sistem Peluncuran Vertikal standar dan terintegrasi dengan Sistem Senjata Baseline 9 Aegis yang dimodifikasi yang mendeteksi, melacak, mengontrol, dan melibatkan ancaman hipersonik.
Fase pengembangan awal “akan fokus pada pengurangan risiko teknis, teknologi yang berkembang pesat, dan menunjukkan kemampuan untuk mencegat ancaman hipersonik,” menurut pernyataan Raytheon Missiles and Defense.
“Sistem Raytheon Technologies adalah landasan pertahanan rudal balistik saat ini. Kami membangun pengetahuan itu untuk memajukan sistem pertahanan rudal untuk ancaman di masa depan,” jelas Tay Fitzgerald, Wakil Presiden Pertahanan Rudal Strategis Raytheon.
Lihat Juga :