Tunangan Khashoggi Desak Justin Bieber Batalkan Konser di Arab Saudi

Senin, 22 November 2021 - 08:17 WIB
loading...
Tunangan Khashoggi Desak...
Penyanyi Kanada, Justin Bieber, akan konser di Arab Saudi pada 5 Desember 2021. Tunangan Jamal Khashoggi mendesaknya untuk membatalkan konser tersebut. Foto/REUTERS
A A A
ISTANBUL - Wanita Turki, tunangan jurnalis Jamal Khashoggi , telah mendesak penyanyi Justin Bieber agar membatalkan konsernya di Jeddah, Arab Saudi. Konser di kota terbesar kedua Saudi itu dijadwalkan berlangsung 5 Desember 2021.

Wanita bernama Hatice Cengiz tersebut meminta Justin Bieber untuk mengutuk Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, yang dia sebut sebagai pembunuh Khashoggi.

Baca juga: Skandal Seks Miliarder Michael Goguen dengan 5.000 Wanita Guncang AS

Melalui surat terbuka yang diterbitkan The Washington Post, Cengiz menulis untuk penyanyi Kanada itu agar membatalkan konser.

"Untuk mengirim pesan yang kuat kepada dunia bahwa nama dan bakat Anda tidak akan digunakan untuk memulihkan reputasi rezim yang membunuh para pengkritiknya," bunyi surat Cengiz, yang dilansir Minggu (21/11/2021).

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden merilis laporan intelijen Amerika pada Februari yang menyebut Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman terlibat dalam pembunuhan Khashoggi pada 2018 di Istanbul. Namun, pemerintah AS tidak memberinya sanksi.

Putra Mahkota Arab Saudi telah membantah terlibat dalam pembunuhan Khashoggi.

"Jangan bernyanyi untuk para pembunuh Jamal kesayanganku," tulis Cengiz.

"Tolong angkat bicara dan kutuk pembunuhnya, Mohammed bin Salman. Suara Anda akan didengar jutaan orang," lanjut Cengiz.

Bieber termasuk di antara sekelompok artis yang dijadwalkan tampil saat Arab Saudi menjadi tuan rumah Formula One Saudi Arabian Grand Prix di Jeddah.

"Jika Anda menolak menjadi pion MBS, pesan Anda akan keras dan jelas: Saya tidak tampil untuk diktator. Saya memilih keadilan dan kebebasan daripada uang," tulis Cengiz, menggunakan inisial putra mahkota Arab Saudi.

Kelompok hak asasi manusia (HAM) telah mendesak para pemain atau tokoh dunia untuk berbicara menentang masalah HAM di kerajaan tersebut.

"Arab Saudi memiliki sejarah menggunakan selebriti dan acara internasional besar untuk mengalihkan pengawasan dari pelanggaran yang meluas," kata Human Rights Watch.

Kelompok HAM itu mendesak para pemain, yang juga termasuk rapper A$AP Rocky, DJ David Guetta dan Tiesto dan penyanyi Jason Derulo, untuk berbicara secara terbuka tentang masalah HAM atau, ketika pencucian reputasi adalah tujuan utama, tidak berpartisipasi.

Khashoggi, seorang jurnalis pembangkang Arab Saudi, dibunuh dan dimutilasi oleh tim operasi yang terkait dengan sang pangeran MBS di konsulat kerajaan di Istanbul.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Efisiensi Anggaran,...
Efisiensi Anggaran, BGN Hentikan Sementara MBG saat Libur Sekolah 22 Juni-13 Juli 2026
Diperiksa Kejagung 9...
Diperiksa Kejagung 9 Jam Lebih, Sony Sonjaya Bungkam
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved