Gedung Putih Pecah? Ajudan Wakil Presiden AS Kamala Harris Mundur

Jum'at, 19 November 2021 - 16:48 WIB
loading...
Gedung Putih Pecah?...
Presiden AS Joe Biden (kiri) dan Wakil Presiden Kamala Harris di Gedung Putih. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris kehilangan direktur komunikasinya Ashley Etienne. Benarkah rumor bahwa Gedung Putih sedang pecah?

Etienne yang merupakan mantan penasihat senior Partai Demokrat itu meninggalkan Gedung Putih setelah laporan ketegangan antara Wakil Presiden Harris dan Presiden Joe Biden.

“Etienne meninggalkan kantor pada bulan Desember untuk mengejar peluang lain," ujar seorang pejabat Gedung Putih kepada CNN pada Kamis (18/11/2021).

Baca juga: Pangeran Turki bin Saud, Anggota Keluarga Kerajaan Saudi yang Tewas Dieksekusi

Dia datang ke tim wakil presiden dari kampanye Biden, saat dia menjadi penasihat senior. Pengalaman sebelumnya termasuk bekerja untuk Presiden Barack Obama dan Ketua DPR saat ini Nancy Pelosi (Partai Demokrat California), ketika dia menjadi pemimpin ketua DPR minoritas.

Baca juga: Cerita Pilu Waria Malaysia Nur Sajat Diborgol dan Dipukuli: Saya Harus Lari!

Secara resmi, kepergian Etienne diperkirakan pada akhir tahun. Namun, rumor itu muncul setelah apa yang Vanity Fair gambarkan sebagai, "Serangkaian cerita tentang pertikaian dan moral rendah di kantor wakil presiden pekan ini, dan jajak pendapat menunjukkan Harris bahkan kurang populer daripada Biden.”

Baca juga: Pentagon: Dalam Perang Nuklir, Rudal Hipersonik China Dapat Serang AS Lebih Dulu

Pada Senin, CNN melaporkan, “Kesabaran para ajudan Sayap Barat, yang terganggu oleh disfungsi yang mengakar dan kurangnya fokus dari staf wakil presiden, semakin menipis.”

Menyusul laporan CNN tentang dugaan ketegangan antara Biden dan para ajudan Harris, Kepala Staf Gedung Putih Ron Klein dan Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki sama-sama mendukung Harris.

Psaki menuduh bahwa kritik terhadap Harris terutama didorong oleh rasisme dan seksisme.

Harris sebelumnya merupakan senator dari California. Dia mencoba mencalonkan diri sendiri untuk nominasi presiden Partai Demokrat 2020, tetapi keluar sebelum pemilihan pendahuluan pertama di tengah jajak pendapat yang kurang kuat.

Harris terkenal berselisih dengan Biden karena dia bekerja dengan senator "segregasionis" selama salah satu debat awal. Namun kemudian Harris mendukung Biden pada Maret dan dipilih sebagai pasangannya pada Agustus.

Sejak menjadi Wakil Presiden, Harris telah diberi sejumlah tugas, mulai dari menangani masuknya migran di perbatasan AS-Meksiko hingga mempelopori upaya Demokrat menasionalisasi aturan pemungutan suara.

Jajak pendapat Suffolk/USA Today baru-baru ini menunjukkan popularitasnya hanya 28%, 10 poin penuh di bawah Biden yang hanya 38%.

Rendahnya popularitas keduanya itu tampaknya memicu ketegangan di Gedung Putih.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved