Cerita Pilu Waria Malaysia Nur Sajat Diborgol dan Dipukuli: Saya Harus Lari!

Jum'at, 19 November 2021 - 14:21 WIB
loading...
A A A
"Saya harus melarikan diri. Saya diperlakukan dengan kasar, saya dipukul, didorong, diborgol, semua di depan orang tua dan keluarga saya. Saya merasa malu dan sedih. Saya memberi mereka kerja sama saya, tetapi mereka tetap melakukan itu kepada saya," tutur dia.

"Mungkin karena mereka melihat saya sebagai wanita trans, jadi mereka tidak peduli jika saya dipegang, dipukuli, diinjak-injak. Kami transgender juga punya perasaan. Kami layak menjalani hidup seperti orang normal," papar dia.

Nur Sajat adalah seorang pengusaha sukses yang mandiri. Tujuh tahun lalu, dia mulai mempromosikan dirinya di media sosial. Dia mengembangkan produk perawatan kulit dan suplemen kesehatannya sendiri, sangat berhasil dengan korset yang membawa nama mereknya.

Dengan penampilan yang rapi dan postingan media sosial yang lucu, dia mendapatkan ratusan ribu pengikut dan menjadi selebriti nasional. Kemudian pertanyaan tentang jenis kelaminnya dimulai.

Itu tidak pernah benar-benar menjadi rahasia. Nur Sajat mengikuti kontes kecantikan transgender terkenal di Thailand pada 2013, memenangkan penghargaan untuk tariannya.

Apa yang mengangkat alis di Malaysia adalah bahwa dia juga seorang Muslim yang taat dan memposting gambar mengenakan jilbab.

Dia menjelaskan kepada mereka yang bertanya bahwa dia dilahirkan dengan alat kelamin laki-laki dan perempuan, atau interseks. Kondisi itu dalam Islam diperlakukan dengan lebih toleran daripada mereka yang mengubah jenis kelamin kelahiran mereka.

Pada 2017, Nur Sajat mengumumkan bahwa secara fisik dia sekarang sepenuhnya seorang wanita, dan memposting laporan dokter untuk mendukungnya.

Pihak berwenang Malaysia memutuskan untuk menyelidikinya. Departemen Pengembangan Islam Malaysia (JAKIM) mengatakan perlu bukti bahwa dia dilahirkan interseks. JAKIM menawarkan untuk membantu Nur Sajat dengan apa yang disebutnya "kebingungan gender".

Ada lebih banyak kontroversi tahun lalu ketika foto-foto Nur Sajat, yang mengenakan pakaian salat wanita, dengan keluarganya dalam perjalanan haji ke Mekah diterbitkan. Foto itu memicu kritik dari kalangan Muslim konservatif.

Dia kemudian meminta maaf karena menjadi penyebab kegemparan seperti itu, tetapi dalam waktu satu tahun dia menghadapi tuntutan pidana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved