Bantah Tudingan AS, Rusia Rilis Video Uji Coba Rudal Anti-Satelit

Rabu, 17 November 2021 - 03:25 WIB
loading...
A A A
Dalam sebuah pernyataan yang menyertai model tersebut, dikatakan didasarkan pada data dunia nyata, Kementerian Pertahanan Rusia menunjukkan bahwa video dengan jelas menunjukkan bahwa objek (stasiun dan puing-puing) bergerak di orbit dengan kemiringan yang berbeda dan di bidang yang berbeda. Selanjutnya, ISS terletak 40-60 km di bawah pecahan satelit yang hancur.

Kementerian Pertahanan Rusia menekankan bahwa sistem pemantauan ruang angkasa Moskow mampu memantau setiap orbit individu dari semua objek di luar angkasa, dan mampu memprediksi pergerakan objek-objek ini.

“Dari saat kemunculannya, pecahan dari satelit sebelumnya tidak menimbulkan ancaman bagi ISS. Pernyataan tentang dugaan risiko terhadap ISS tidak sesuai dengan kenyataan,” kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Sebelumnya Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengkonfirmasi bahwa Moskow telah berhasil menguji sistem senjata anti-satelit baru, dengan sistem itu “tepat” merobohkan satelit lama yang diluncurkan pada tahun 1982 oleh Uni Soviet dan mengorbit tanpa kehidupan di sekitar planet ini selama beberapa dekade sebelum dihancurkan.

Baca juga: Rusia Konfirmasi Berhasil Menguji Sistem Anti-Satelit, Barat Makin Waswas

Komentar Shoigu mengikuti pernyataan militer pada hari sebelumnya yang menekankan bahwa para pejabat AS sangat menyadari bahwa pecahan dari satelit tidak menimbulkan ancaman bagi stasiun luar angkasa, satelit lain, atau kegiatan luar angkasa secara umum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Rekomendasi
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved