Rusia Konfirmasi Berhasil Menguji Sistem Anti-Satelit, Barat Makin Waswas

Selasa, 16 November 2021 - 21:30 WIB
loading...
Rusia Konfirmasi Berhasil...
Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia Sergei Shoigu. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengatakan negaranya telah berhasil melakukan tes pada 15 November untuk menembak satelit Rusia yang tidak beroperasi, Tselina-D.

Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia Sergei Shoigu mengkonfirmasi Rusia telah berhasil menguji sistem anti-satelit. Keberhasilan itu semakin membuat Barat waswas dengan kemampuan militer Moskow.

“Kami benar-benar berhasil menguji sistem yang menjanjikan. Tepatnya mengenai satelit lama,” ungkap Shoigu menjawab pertanyaan wartawan saat melakukan perjalanan kerja ke pasukan Distrik Militer Barat di wilayah Voronezh.

Baca juga: Setelah Bikin Marah Rusia, USS Porter Pindah dari Laut Hitam ke Mediterania

“Pecahan satelit lama yang terbentuk selama pengujian sistem anti-satelit, tidak menimbulkan ancaman bagi aktivitas luar angkasa,” papar Sergei Shoigu.

Baca juga: Gaji Pembersih Masjidil Haram Hanya Rp2,7 Juta Per Bulan, Tapi Diniatkan Ibadah

Sebelumnya pada hari itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan Amerika Serikat telah sangat menyadari bahwa pecahan satelit yang jatuh tidak menimbulkan ancaman bagi Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) atau aset luar angkasa lainnya, mengingat waktu pengujian dan parameter orbital.

“Puing telah segera ditambahkan ke katalog utama sistem kontrol ruang angkasa Rusia dan akan dilacak sampai tidak ada lagi,” papar Kemhan Rusia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved