Bos Media China: Australia Lebih Baik Bersiap Dikorbankan AS dan Taiwan

Senin, 15 November 2021 - 11:56 WIB
loading...
Bos Media China: Australia...
Kapal selam rudal balistik Type 094A kelas Jin yang bertenaga nuklir milik militer China saat bermanuver di Laut China Selatan. China dan Australia berseteru karena Canberra memilih membela Taiwan. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Pemimpin redaksi Global Times, media pemerintah China , mengatakan Australia lebih baik bersiap untuk dikorbankan oleh Amerika Serikat (AS) dan Taiwan . Menurutnya, itu pilihan Canberra karena sudah menyatakan akan membela Taipei jika diserang Beijing.

Bos media tersebut, Hu Xijin, mengatakan Canberra seharusnya lebih siap mengorbankan para tentaranya untuk serangan balasan yang akan segera terjadi.

Baca juga: Rusia Siap Bantu Turki Bikin Jet Tempur Generasi Kelima

Komentar itu sebagai respons atas pernyataan Menteri Pertahanan Australia Peter Dutton yang bersumpah untuk mendukung Amerika dalam membela Taipei.

“Jika pasukan Australia datang untuk berperang di Selat Taiwan, tidak terbayangkan bahwa China tidak akan melakukan serangan berat terhadap mereka dan fasilitas militer Australia yang mendukung mereka,” kata Xijin via akun media sosialnya pada hari Minggu, yang dilansir Russia Today, Senin (15/11/2021).

"Jadi Australia lebih baik bersiap untuk berkorban bagi pulau Taiwan dan AS," katanya lagi.

Pemerintah Perdana Menteri Australia Scott Morrison menjadi semakin bermusuhan dengan China dan telah berulang kali mengacu pada konflik dan perang.

Baca juga: Australia Sebut Mustahil Tak Gabung AS Bela Taiwan dari Serangan China

Pemerintah Morrison juga telah meningkatkan kerja sama Australia dengan Amerika Serikat, merusak hubungannya yang sebelumnya baik dengan China—perubahan kebijakan luar negeri yang telah dikritik oleh mantan perdana menteri Australia Paul Keating, Kevin Rudd, dan Malcolm Turnbull.

Pekan lalu, Keating memperingatkan bahwa Australia tidak boleh ditarik ke dalam keterlibatan militer atas Taiwan, yang disponsori AS atau sebaliknya. "Taiwan bukan kepentingan Australia yang vital," katanya.

Keating juga menuduh kebijakan luar negeri Australia dipengaruhi oleh "hantu-hantu" di badan-badan intelijen dan membandingkan kesepakatan kontroversial Morrison dengan AS dan Inggris untuk mendapatkan kapal selam bertenaga nuklir dengan "melempar beberapa tusuk gigi ke gunung".
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Penangkapan dr Tifa...
Penangkapan dr Tifa dan Ujian Negara Hukum di Tengah Polemik Ijazah Jokowi
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
Berita Terkini
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Infografis
AS Bersiap Kirim Lebih...
AS Bersiap Kirim Lebih Banyak Jet Tempur ke Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved