Taliban Berkuasa, Bioskop di Afghanistan Merana Tak Lagi Bisa Putar Film

Minggu, 14 November 2021 - 22:40 WIB
loading...
Taliban Berkuasa, Bioskop...
Bioskop di kota Kabul. FOTO/NPR
A A A
KABUL - Bioskop Ariana terletak di sebuah perempatan jalan yang macet di pusat kota Kabul . Selama beberapa dekade, bioskop bersejarah itu telah menghibur warga dan menjadi saksi perang, harapan, dan perubahan budaya di Afghanistan .

Kiin, bioskop itu dilucuti dari poster-poster film Bollywood dan film aksi Amerika yang dulu menghiasi bagian depan bioskop. Gerbang depannya pun ditutup rapat. Entah kapan akan dibuka lagi. Setelah merebut kembali kekuasaan tiga bulan lalu, Taliban memerintahkan Ariana dan bioskop lainnya untuk berhenti beroperasi.

Baca: Nunggak Tagihan, Taliban Berencana Beli Listrik dari Iran

Taliban mengaku belum memutuskan apakah mereka akan mengizinkan pemutaran film di Afghanistan. Seperti bagian negara lainnya, Ariana berada dalam kondisi aneh, menunggu untuk melihat bagaimana Taliban akan memerintah.

Hampir 20 karyawan bioskop, semuanya laki-laki, masih muncul di tempat kerja, mencatat kehadiran mereka dengan harapan mereka pada akhirnya akan dibayar. Sesungguhnya, Ariana, salah satu dari empat bioskop di ibu kota, dimiliki oleh pemerintah kota Kabul. Jadi, pegawainya adalah pegawai pemerintah dan tetap digaji.

Sutradara Ariana, Asita Ferdous (26), wanita pertama di pos itu, bahkan tidak diizinkan masuk bioskop. Taliban memerintahkan pegawai pemerintah perempuan untuk menjauh dari tempat kerja mereka, sehingga mereka tidak bergaul dengan laki-laki, sampai mereka menentukan apakah mereka akan diizinkan bekerja.

Baca: Taliban Klaim Telah Memiliki Pemerintahan Inklusif di Afghanistan

Ferdous adalah bagian dari generasi muda Afghanistan pasca 2001 yang bertekad untuk mengukir ruang yang lebih besar bagi hak-hak perempuan. Pengambilalihan Taliban telah menghancurkan harapan mereka. “Saya menghabiskan waktu untuk membuat sketsa, menggambar, hanya untuk terus berlatih. Saya tidak bisa melakukan pameran lagi," ujar Ferdous yang juga seorang seniman.

Ariana dibuka pada tahun 1963. Arsitekturnya yang ramping mencerminkan semangat modernisasi yang coba dibawa oleh monarki yang berkuasa saat itu ke negara yang sangat tradisional. Penduduk Kabul, Ziba Niazai, ingat pergi ke Ariana pada akhir 1980-an, selama pemerintahan Presiden Najibullah yang didukung Soviet, ketika ada lebih dari 30 bioskop di seluruh negeri.

Baginya, itu adalah pintu masuk ke dunia yang berbeda. Dia baru saja menikah, dan suami barunya membawanya dari desa asal mereka di pegunungan ke Kabul, di mana dia bekerja di Kementerian Keuangan. Dia sendirian di rumah sepanjang hari saat dia di kantor.

Baca: Teror Bom Shalat Jumat di Afghanistan Berlanjut

Namun ketika dia pulang kerja, mereka sering pergi bersama ke Ariana untuk menonton film Bollywood. Setelah bertahun-tahun pemerintahan komunis, itu adalah era yang lebih sekuler daripada dekade terakhir, setidaknya untuk elit perkotaan yang sempit.

“Kami tidak berhijab saat itu,” kata Niazai, yang sekarang berusia akhir 50-an, merujuk pada jilbab. “Banyak pasangan pergi ke bioskop dan bahkan tidak ada bagian terpisah. Anda bisa duduk di mana pun Anda mau,” lanjutnya.

Ariana sempat rusak berat, bersama dengan sebagian besar lingkungan sekitarnya akibat pemboman dan baku tembak yang sering terjadi. Gedung bioskop itu juga sempat terbengkalai dalam reruntuhan selama bertahun-tahun, ketika Taliban mengusir mujahidin dan mengambil alih Kabul pada tahun 1996.

Baca: Taliban Hancurkan Patung Pahlawan Syiah, Diganti dengan Replika Al-Qur'an

Kebangkitan Ariana terjadi setelah penggulingan Taliban dalam invasi pimpinan AS tahun 2001. Pemerintah Prancis membantu membangun kembali bioskop pada tahun 2004, bagian dari banjir miliaran dolar bantuan internasional yang berusaha untuk membentuk kembali Afghanistan selama 20 tahun ke depan.

Kini, bioskop Ariana kembali merana. Deretan kursinya akan terus kosong hingga Taliban mengizinkan bioskop kembali beroperasi. Jika saat itu tiba, warga Afghanistan akan berbondong-bondong kembali datang ke bioskop Ariana.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Pakar Militer Ini Sebut...
Pakar Militer Ini Sebut AS Tak Sadari Gelombang Kejut Besar di Asia
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Brasil Dijagokan, Jepang...
Brasil Dijagokan, Jepang Siap Bikin Kejutan
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
DEPO Tebar Dividen Rp10,2...
DEPO Tebar Dividen Rp10,2 Miliar, Fokus Perluas Ekspansi Bisnis
Berita Terkini
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved