Risiko Perang Rusia dan Barat Lebih Besar Sekarang Dibanding Saat Perang Dingin

Minggu, 14 November 2021 - 06:01 WIB
loading...
A A A
“Banyak alat dan mekanisme diplomatik tradisional yang Anda dan saya besarkan dalam Perang Dingin; ini sudah tidak ada lagi. Dan tanpa alat dan mekanisme itu, ada risiko lebih besar bahwa eskalasi atau eskalasi ini dapat menyebabkan salah perhitungan. Jadi Saya pikir itulah tantangan nyata yang harus kita hadapi," ujar sang jenderal.

Ditanya apakah dia yakin Rusia terlibat dalam krisis migrasi di perbatasan UE-Belarus, jenderal itu mengatakan dia tidak tahu, tetapi "tidak ada yang akan mengejutkan" dia.

"Karena saya pikir lingkungan modern, dan karakter konflik serta peperangan yang berubah yang telah saya jelaskan, membuka kemungkinan bagi orang menggunakan segala macam alat dan taktik serta teknik yang berbeda untuk mencoba dan mendapatkan kohesi kami," tutur dia.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah membantah terlibat dalam krisis migran di perbatasan. Dia mengatakan pada Sabtu bahwa negaranya "tidak ada hubungannya dengan itu."

"Saya ingin memberi tahu Anda sesuatu yang lain. Saya ingin semua orang tahu. Kami sama sekali tidak ada hubungannya dengan itu. Semua orang mencoba membebankan tanggung jawab kepada kami untuk alasan apa pun dan tanpa alasan sama sekali," papar Putin dalam wawancara dengan saluran berita milik negara, Russia 24.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
Berita Terkini
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Infografis
Rusia Serang Ukraina...
Rusia Serang Ukraina Besar-besaran dengan 120 Rudal dan 90 Drone
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved