Merasa Ditelikung, Ukraina Umumkan Dimulainya Perang Energi Lawan Rusia
Jum'at, 12 November 2021 - 23:01 WIB
loading...
A
A
A
Namun, pejabat Kazakhstan sejak itu mengatakan, “Penundaan itu karena pembatasan yang timbul dari beban kerja infrastruktur di pihak Rusia.”
Baca juga: Analis: Kapal Induk Super Beijing Hampir Selesai, China Mungkin Dominasi Pasifik
Raksasa energi negara Rusia, Gazprom, menolak membeli kapasitas tambahan untuk transit gas melalui jaringan pipa yang dibangun Soviet di Ukraina di atas kuota biasanya selama beberapa bulan tahun ini.
Pada Oktober, Kepala Komite Energi Parlemen Rusia Pavel Zavalny menggambarkan infrastruktur Ukraina sebagai "penuaan."
“Kegagalan membuat keputusan tentang masa depan sistem ini, dan modernisasinya, hanya akan mengurangi keandalan dan keamanan,” ujar anggota parlemen itu.
Pada September, Hungaria menandatangani kontrak 15 tahun dengan Gazprom, setuju membeli 4,5 miliar meter kubik gas alam per tahun.
Baca juga: Analis: Kapal Induk Super Beijing Hampir Selesai, China Mungkin Dominasi Pasifik
Raksasa energi negara Rusia, Gazprom, menolak membeli kapasitas tambahan untuk transit gas melalui jaringan pipa yang dibangun Soviet di Ukraina di atas kuota biasanya selama beberapa bulan tahun ini.
Pada Oktober, Kepala Komite Energi Parlemen Rusia Pavel Zavalny menggambarkan infrastruktur Ukraina sebagai "penuaan."
“Kegagalan membuat keputusan tentang masa depan sistem ini, dan modernisasinya, hanya akan mengurangi keandalan dan keamanan,” ujar anggota parlemen itu.
Pada September, Hungaria menandatangani kontrak 15 tahun dengan Gazprom, setuju membeli 4,5 miliar meter kubik gas alam per tahun.
Lihat Juga :