Analis: Kapal Induk Super Beijing Hampir Selesai, China Mungkin Dominasi Pasifik

Jum'at, 12 November 2021 - 20:58 WIB
loading...
Analis: Kapal Induk...
Kapal induk super Beijing hampir selesai, China mungkin dominasi Pasifik. Foto/Russia Today
A A A
WASHINGTON - Para ahli Amerika Serikat (AS) pembuatan kapal induk super China hampir selesai. Gambar satelit terbaru dari galangan kapal di Shanghai menunjukkan kapal yang dilengkapi dengan teknologi tinggi untuk meluncurkan pesawat dari atas air.

Angkatan laut terbesar di dunia, Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN) China, mungkin akan segera diperkuat dengan kapal induk baru. Kapal besar, yang panjangnya lebih dari 300 meter, akan menambah dua pangkalan udara laut China.

Umumnya dikenal sebagai Tipe 003 dan belum mendapatkan nama resmi, keberadaan kapal induk baru ini diyakini akan membantu Beijing melakukan kontrol atas Pasifik. Mampu "memanggul" beberapa lusin pesawat, helikopter, dan pesawat pendukung, para analis percaya penambahan yang kuat untuk tentara China setidaknya akan sama dengan kemampuan rekan-rekannya di AS.

Pusat Studi Strategis dan Internasional Amerika (CSIS) mengungkapkan minggu ini sentuhan akhir sedang dilakukan untuk kapal induk super di Galangan Kapal Jiangnan di Sungai Yangtze.

Baca juga: Kapal Induk AS Tiruan Kedua untuk Target Rudal China Terlihat di Xinjiang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Tegang, Jet Tempur China...
Tegang, Jet Tempur China Kejar Pesawat AS Dekat Kapal Induk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved