Rusia Minta AS Tidak Ikut Campur Urusan Hong Kong

Jum'at, 05 Juni 2020 - 13:49 WIB
loading...
Rusia Minta AS Tidak...
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova. Foto/TASS
A A A
MOSKOW - Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan situasi di Hong Kong adalah urusan dalam negeri China . Rusia pun meminta Amerika Serikat (AS) untuk tidak ikut campur.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengatakan, upaya-upaya untuk menggunakan Dewan Keamanan PBB guna membahas situasi di sekitar Hong Kong menunjukkan bahwa AS sedang berusaha "menyelesaikan masalah" dengan China.

"Tindakan semacam itu merusak kedaulatan China, mereka adalah pelanggaran terang-terangan terhadap norma-norma dasar hukum internasional yang ditetapkan dalam Piagam PBB. Kami berpikir bahwa mereka semata-mata didikte oleh (AS) keinginan untuk mengakhiri skor dengan lawan kebijakan luar negerinya," katanya seperti dikutip dari CGTN, Jumat (5/6/2020).

Pernyataan Zakharova datang di tengah peringatan satu tahun China dan Rusia meningkatkan hubungan bilateral ke kemitraan strategis koordinasi yang komprehensif untuk era baru.

Sebelumnya legislatif China mengadopsi keputusan untuk membuat undang-undang keamanan nasional bagi Hong Kong minggu lalu untuk melawan campur tangan asing dan upaya untuk mencari kemerdekaan bagi wilayah administrasi khusus itu.(Baca: Abaikan Seruan Dunia, China Berlakukan UU Keamanan Nasional di Hong Kong )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Trump: Saya Terganggu...
Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!
Rekomendasi
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved