Hendak Dibunuh dengan Drone, PM Irak Mengaku Tahu Siapa Dalangnya

Senin, 08 November 2021 - 15:54 WIB
loading...
Hendak Dibunuh dengan...
Mobil hancur di depan kediaman Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi akibat serangan drone pada 7 November 2021. Foto/REUTERS
A A A
BAGHDAD - Perdana Menteri (PM) Irak Mustafa Al-Kadhimi mengklaim pemerintah tahu siapa yang bertanggung jawab atas serangan pesawat tak berawak (drone) di kediamannya. Dia mengancam akan mengungkap dalang serangan itu.

“Kami akan mengejar mereka yang melakukan kejahatan kemarin. Kami mengenal mereka dengan baik dan kami akan mengekspos mereka,” tegas al-Kadhimi dalam pernyataan dari kantornya pada Minggu (7/11/2021), dikutip Reuters.

Perdana menteri berhenti mengungkapkan identitas para tersangka pelaku penyerangan itu.

Baca juga: Baghdad Siaga Tingkat Tinggi Menyusul Upaya Pembunuhan Terhadap PM Irak

Tiga drone dilaporkan digunakan dalam serangan terhadap kediaman PM al-Kadhimi di Zona Hijau Baghdad pada Minggu pagi waktu setempat.

Baca juga: Palestina Marah Israel Tolak Pembukaan Lagi Konsulat AS di Yerusalem

Security Media Cell Irak mengklaim pesawat tak berawak itu "jebakan," dan dua dari drone itu jatuh. Adapun satu drone mencapai kediaman perdana menteri dan menyebabkan kerusakan, dan melukai anggota keamanannya.

Baca juga: Memanas, Kapal Fregat Rusia Bayangi Armada Kapal Perang AS di Laut Hitam

Al-Kadhimi tidak terluka dalam insiden itu, dan dia merilis pernyataan tak lama setelah itu. Dia menyerukan, “Tenang dan menahan diri dari semua orang demi Irak.”

Serangan itu terjadi setelah protes kacau pada Jumat di Baghdad. Demonstran memprotes hasil pemilu parlemen Oktober, di mana partai-partai Syiah pro-Iran menderita kerugian besar, dan banyak dugaan kecurangan pemilu dan menyerukan penghitungan ulang.

Lebih dari 100 orang terluka saat pengunjuk rasa bentrok dengan polisi dan berusaha menyerbu Zona Hijau.

Beberapa demonstran diduga tewas dalam kerusuhan tersebut. Al-Kadhimi memerintahkan penyelidikan atas kekerasan tersebut.

Pemerintah AS telah menawarkan membantu menyelidiki serangan yang dilaporkan di kediaman perdana menteri, dan "mengutuk keras tindakan terorisme yang nyata."

Iran menuduh "lembaga pemikir asing" mungkin telah mengatur serangan itu untuk mengacaukan situasi yang sudah rapuh di Irak.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Drone dan Rudal Merusak...
Drone dan Rudal Merusak Bandara Kuwait, Beberapa Orang Terluka, Penerbangan Terganggu
Mantan Direktur CIA...
Mantan Direktur CIA Sebut Perang Drone Picu Bahaya dan Peluang, Ini 5 Alasannya
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Lagi jika Tolak Kesepakatan Nuklir
Rekomendasi
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Belgia vs Mesir Imbang...
Belgia vs Mesir Imbang 1-1 di Piala Dunia 2026, Mo Salah Moncer
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Berita Terkini
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved