Media AS Ungkap Senjata Rahasia Militer Rusia
Minggu, 07 November 2021 - 21:36 WIB
loading...
Pesawat yang dijuluki radar terbang Beriev A-50U diyakini akan memainkan peran penting bagi Rusia di medan perang. Foto/Airforce-technology
A
A
A
WASHINGTON - Pentagon telah mengategorikan negara-negara seperti Rusia dan China sebagai musuh atau ancaman "dekat". Namun, dalam beberapa teknologi yang muncul, Moskow dan Beijing telah memimpin. Keduanya telah memperkenalkan senjata ke dalam dinas tugas aktif yang belum diadopsi oleh kompleks industri militer Amerika Serikat (AS).
Terbaru media AS berhasil mengungkap senjata rahasia militer Rusia. Itu adalah Beriev A-50U, versi modern dari pesawat pengintai A-50 Rusia.
Kontributor National Interest Mark Episkopos percaya "radar terbang" itu akan memainkan peran penting dalam memastikan efektivitas kemampuan intelijen militer Rusia di medan perang.
Dalam sebuah artikel baru-baru ini untuk situs web majalah tersebut, Episkopos mencantumkan fitur utama A-50U, seperti kemampuannya untuk melacak target darat pada jarak hingga 300 km, dan target udara hingga 650 km berkat Shmel-M (secara harfiah " Bumblebee-M") atau sistem pelacakan radar berbentuk kubah jamur di pesawat yang berputar. Kompleks radar baru juga memiliki jangkauan deteksi peluncuran rudal hingga 1.000 km.
Sistem ini dapat melacak sekitar 300 target darat atau empat puluh target udara secara bersamaan. A-50U juga memiliki karakteristik jangkauan penerbangan yang ditingkatkan 15-20 persen di atas pendahulunya berkat pengurangan ukuran dan berat peralatan radio-elektronik onboard, dan selanjutnya pengurangan beban mesin.
Baca juga: Bikin Keder, Tahun Depan AL Rusia Dipersenjatai Rudal Hipersonik Zircon
Terbaru media AS berhasil mengungkap senjata rahasia militer Rusia. Itu adalah Beriev A-50U, versi modern dari pesawat pengintai A-50 Rusia.
Kontributor National Interest Mark Episkopos percaya "radar terbang" itu akan memainkan peran penting dalam memastikan efektivitas kemampuan intelijen militer Rusia di medan perang.
Dalam sebuah artikel baru-baru ini untuk situs web majalah tersebut, Episkopos mencantumkan fitur utama A-50U, seperti kemampuannya untuk melacak target darat pada jarak hingga 300 km, dan target udara hingga 650 km berkat Shmel-M (secara harfiah " Bumblebee-M") atau sistem pelacakan radar berbentuk kubah jamur di pesawat yang berputar. Kompleks radar baru juga memiliki jangkauan deteksi peluncuran rudal hingga 1.000 km.
Sistem ini dapat melacak sekitar 300 target darat atau empat puluh target udara secara bersamaan. A-50U juga memiliki karakteristik jangkauan penerbangan yang ditingkatkan 15-20 persen di atas pendahulunya berkat pengurangan ukuran dan berat peralatan radio-elektronik onboard, dan selanjutnya pengurangan beban mesin.
Baca juga: Bikin Keder, Tahun Depan AL Rusia Dipersenjatai Rudal Hipersonik Zircon
Lihat Juga :