Turki Buka Kembali 10 Sekolah Khusus Perempuan di Afghanistan
Minggu, 07 November 2021 - 09:45 WIB
loading...
Sekolah putri di Afghanistan. FOTO/Al Jazeera
A
A
A
KABUL - Turki telah membuka kembali 10 sekolah khusus perempuan di Afghanistan . Pembukaan sekolah ini terjadi, setelah dilakukan pembicaraan dengan Taliban untuk meningkatkan kesempatan bagi perempuan di negara itu.
Selama pertemuan parlemen pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengumumkan bahwa sepuluh dari 14 sekolah khusus perempuan yang dijalankan oleh Maarif Foundation – sebuah organisasi yang didanai negara Turki yang mengelola 80 sekolah secara keseluruhan di negara itu – telah dibuka kembali.
Baca: Pakistan Ingatkan Taliban: Larangan Sekolah pada Wanita Afghanistan Tidak Islami
Menurut Cavusoglu, dia mengadakan pembicaraan dengan delegasi Taliban yang berkunjung bulan lalu, yang dipimpin oleh menteri luar negeri sementara Afghanistan, Amir Khan Muttaqi. Dalam kesempatan itu, Cavusoglu mendorong pemerintah baru Taliban untuk menjadi inklusif dari semua kelompok di negara itu dan memberikan lebih banyak kesempatan bagi perempuan.
Selain itu, organisasi seperti Maarif Foundation akan proaktif dalam mewujudkan tujuan tersebut. "Tentu saja saran kami kepada Taliban tidak cukup. Itu sebabnya, 10 dari 14 sekolah yang dikelola oleh Yayasan Maarif telah dibuka kembali," kata Cavusoglu dalam pertemuan parlemen, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Sabtu (6/11/2021).
Selama pertemuan parlemen pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengumumkan bahwa sepuluh dari 14 sekolah khusus perempuan yang dijalankan oleh Maarif Foundation – sebuah organisasi yang didanai negara Turki yang mengelola 80 sekolah secara keseluruhan di negara itu – telah dibuka kembali.
Baca: Pakistan Ingatkan Taliban: Larangan Sekolah pada Wanita Afghanistan Tidak Islami
Menurut Cavusoglu, dia mengadakan pembicaraan dengan delegasi Taliban yang berkunjung bulan lalu, yang dipimpin oleh menteri luar negeri sementara Afghanistan, Amir Khan Muttaqi. Dalam kesempatan itu, Cavusoglu mendorong pemerintah baru Taliban untuk menjadi inklusif dari semua kelompok di negara itu dan memberikan lebih banyak kesempatan bagi perempuan.
Selain itu, organisasi seperti Maarif Foundation akan proaktif dalam mewujudkan tujuan tersebut. "Tentu saja saran kami kepada Taliban tidak cukup. Itu sebabnya, 10 dari 14 sekolah yang dikelola oleh Yayasan Maarif telah dibuka kembali," kata Cavusoglu dalam pertemuan parlemen, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Sabtu (6/11/2021).
Lihat Juga :