Oxford Universitas Terbaik Sejagat, Tsinghua Pimpin Asia

Jum'at, 05 Juni 2020 - 07:57 WIB
loading...
A A A
“Universitas Tsinghua sedikit lagi bisa menjadi perguruan tinggi terbaik di dunia. Mereka maju begitu pesat, terutama di bidang ilmu fisika dan teknik,” kata Marginson di laman Timeshighereducation.com. “Jika saat ini saja sudah mencapai posisi tersebut, bayangkan posisinya dalam lima tahun ke depan,” sambungnya.

Kemajuan tersebut tidak terlepas dari dukungan finansial yang dikucurkan pemerintah dan perusahaan raksasa China di bawah program Double World-Class. Saat ini banyak dosen dan ahli riset terbaik di dunia yang menginginkan bekerja di Universitas Tsinghua dan memandangnya sama dengan MIT atau Cambridge.

Universitas Tsinghua bukanlah satu-satunya perguruan tinggi China yang sedang naik daun. Peking University juga merangkak naik dari posisi kelima menjadi kedua di tingkat Asia. Kenaikan itu ditopang adanya peningkatan pendapatan penelitian, volume penelitian, pendapatan industri, dan proporsi mahasiswa asing.

Sementara itu, Universitas Ilmu dan Teknologi Selatan (SUSTech) yang berambisi menjadi sekolah kelas dunia untuk pertama kali masuk peringkat 301-350. Perguruan tinggi yang terletak di Shenzhen itu sering disebut sebagai Silicon Valley-nya China karena pesatnya kemajuan teknologi. Padahal, SUSTech baru berusia tujuh tahun. (Baca juga: Mahasiswi Diperkosa dan Dibunuh Picu Kemarahan di Nigeria)

Secara keseluruhan, 78 perguruan tinggi China masuk dalam peringkat THE, naik dari 72 setahun sebelumnya. China menjadi negara dengan perwakilan paling banyak keempat di dunia. Sebanyak tujuh perguruan tinggi China berada di jajaran 200 besar, lima di antaranya mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Berdasarkan studi THE, skor rata-rata reputasi pengajaran di 10 perguruan tinggi terbaik China sejajar dengan institusi terbaik di Inggris dan Jerman, sedangkan skor rata-rata reputasi penelitiannya lebih tinggi dari perguruan tinggi terbaik di Prancis dan Australia. China akan menjadi top global dalam waktu dekat. “Kita menyaksikan sendiri China telah menyingkirkan para pesaingnya di Asia dan terus bergerak maju untuk mengejar AS,” kata Marginson. “Ini bukan hanya tentang dana atau kebijakan dari pemerintah, tapi juga adanya tingkat kesadaran di antara sesama warga China untuk bersatu dan bahu membahu.” (Baca juga: Makan Nanas yang Diisi Petasan, Gajah Hamil di India Mati)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Rayakan Hari Yahudi,...
Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved