PBB: Pembongkaran Rumah Palestina di Tepi Barat oleh Israel Naik 21%

Rabu, 03 November 2021 - 20:00 WIB
loading...
PBB: Pembongkaran Rumah...
Israel hancurkan permukiman warga Palestina di Tepi Barat. FOTO/Anadolu Agency
A A A
TEPI BARAT - Pembongkaran rumah-rumah warga Palestina oleh Israel di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur meningkat 21 persen tahun ini. Demikian dinyatakan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (UNOCHA), Selasa (2/11/2021).

Dalam sebuah laporan, UNOCHA mengatakan: "Pada bulan September, otoritas Israel menghancurkan, memaksa orang untuk menghancurkan, atau menyita delapan bangunan milik Palestina di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur."

Baca: Abaikan Kemarahan AS, Israel Tetap Bangun Ribuan Rumah di Tepi Barat

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa pembongkaran dan penyitaan bangunan Palestina"mengakibatkan perpindahan dua orang, dan mempengaruhi mata pencaharian atau akses ke layanan sekitar 50 orang lainnya.

“Jumlah bangunan yang dibongkar atau disita, dan orang yang mengungsi pada bulan September adalah yang terendah yang tercatat sejak Juni 2017. Namun, jumlah bangunan yang dibongkar atau disita, dan orang yang mengungsi, sejauh ini pada tahun 2021 menunjukkan peningkatan masing-masing sebesar 21 dan 28 persen dibandingkan dengan angka yang setara pada tahun 2020," sebut laporan itu seperti dikutip dari Middle East Monitor.

Baca: Israel Nekat Bangun 3.000 Unit Permukiman Baru di Tepi Barat Meski Ditekan AS

"Sebanyak 311 bangunan, atau 56 persen dari semua bangunan yang ditargetkan di Area C pada tahun 2021 telah direbut tanpa, atau dengan pemberitahuan yang sangat singkat. Menggunakan berbagai perintah militer, yang secara efektif mencegah orang untuk mengajukan keberatan sebelumnya," lanjut laporan tersebut.

"Semua bangunan menjadi sasaran karena kurangnya izin bangunan, yang hampir tidak mungkin diperoleh warga Palestina di Area C dan Yerusalem Timur," tambahnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved