Rusia Anggarkan Rp704 Triliun untuk Pertahanan Nasional 2022, Nuklir Tetap Prioritas
Rabu, 03 November 2021 - 15:23 WIB
loading...
A
A
A
“Awal penyebaran ICBM Sarmat berkepala banyak dan berat, akan membutuhkan peningkatan tajam dalam tingkat produksi hulu ledak nuklir. Selain itu, pembangunan kapal selam dengan rudal Bulava juga sedang berlangsung,” lanjutnya. Rudal Bulava diluncurkan dari kapal selam Knyaz Oleg selama tes 21 Oktober dan berhasil mengenai sasarannya.
Komandan pasukan strategis Rusia, Kolonel Jenderal Sergei Karakayev, sebelumnya mengatakan, Rusia ingin mengganti semua sistem rudal era Soviet pada tahun 2024. Misalnya, pasukan nuklir Rusia ingin mengganti rudal R-36 Voyevoda dengan senjata baru Sarmat RS-28.
Baca: Tentara Rusia Berkumpul di Perbatasan Ukraina, Ini Kata Kremlin
Di antara prioritas pengeluaran lainnya adalah peningkatan pembayaran kepada tentara yang bertugas di bawah kontrak. Pengeluaran tambahan secara bertahap akan meningkat dari Rp5,6 triliun pada 2022 menjadi Rp8,8 triliun pada 2023 rubel.
Menteri Pertahanan Sergei Shoigu mengatakan pada Maret 2020, ada lebih dari 405.000 tentara yang bertugas di bawah kontrak di militer Rusia. Itu artinya hampir setengah dari semua anggota layanan.
Komandan pasukan strategis Rusia, Kolonel Jenderal Sergei Karakayev, sebelumnya mengatakan, Rusia ingin mengganti semua sistem rudal era Soviet pada tahun 2024. Misalnya, pasukan nuklir Rusia ingin mengganti rudal R-36 Voyevoda dengan senjata baru Sarmat RS-28.
Baca: Tentara Rusia Berkumpul di Perbatasan Ukraina, Ini Kata Kremlin
Di antara prioritas pengeluaran lainnya adalah peningkatan pembayaran kepada tentara yang bertugas di bawah kontrak. Pengeluaran tambahan secara bertahap akan meningkat dari Rp5,6 triliun pada 2022 menjadi Rp8,8 triliun pada 2023 rubel.
Menteri Pertahanan Sergei Shoigu mengatakan pada Maret 2020, ada lebih dari 405.000 tentara yang bertugas di bawah kontrak di militer Rusia. Itu artinya hampir setengah dari semua anggota layanan.
(esn)
Lihat Juga :