Taliban Larang Penggunaan Mata Uang Asing di Afghanistan
Rabu, 03 November 2021 - 04:43 WIB
loading...
A
A
A
Krisis pangan, yang diperburuk oleh perubahan iklim, sangat mengerikan di Afghanistan bahkan sebelum pengambilalihan oleh Taliban.
Kelompok-kelompok bantuan mendesak negara-negara, yang prihatin dengan hak asasi manusia di bawah Taliban, untuk terlibat dengan penguasa baru guna mencegah keruntuhan yang mereka katakan dapat memicu krisis migrasi serupa dengan eksodus 2015 dari Suriah yang mengguncang Eropa.
Baca juga: Rusia: Peralatan Militer AS yang Ditinggalkan di Afghanistan Bisa Beredar di Pasar Gelap
Kepergian pasukan pimpinan AS dan banyak donor internasional meninggalkan negara itu tanpa hibah yang membiayai tiga perempat belanja publik.
Kementerian Keuangan Afghanistan mengatakan pihaknya mengambil pajak harian sekitar USD4,4 juta.
Kelompok-kelompok bantuan mendesak negara-negara, yang prihatin dengan hak asasi manusia di bawah Taliban, untuk terlibat dengan penguasa baru guna mencegah keruntuhan yang mereka katakan dapat memicu krisis migrasi serupa dengan eksodus 2015 dari Suriah yang mengguncang Eropa.
Baca juga: Rusia: Peralatan Militer AS yang Ditinggalkan di Afghanistan Bisa Beredar di Pasar Gelap
Kepergian pasukan pimpinan AS dan banyak donor internasional meninggalkan negara itu tanpa hibah yang membiayai tiga perempat belanja publik.
Kementerian Keuangan Afghanistan mengatakan pihaknya mengambil pajak harian sekitar USD4,4 juta.
(ian)
Lihat Juga :