Perang Belum Usai, Agen Travel Eropa Sudah Mulai Jual Tur Wisata ke Suriah

Selasa, 02 November 2021 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Biasanya, perjalanan dimulai dari ibu kota Lebanon, Beirut. Para pengemudi kemudian mengawal para pelancong melintasi perbatasan ke wilayah-wilayah yang dikuasai oleh rezim Presiden Suriah, Bashar Al-Assad. Para wisatawan kemudian dibawa ke kota-kota besar dan pusat kota, seperti Damaskus, Aleppo, Homs dan pantai Suriah, sebelum dibawa kembali ke Beirut.

Baca: Aduh Malunya, Konvoi Militer AS Dipaksa Putar Balik oleh Warga dan Pasukan Suriah

Tur grup semacam itu yang diiklankan oleh agensi dilaporkan terdiri dari perjalanan 9 hari, yang menelan biaya hingga sekitar USD$2.300. Tarif itu belum termasuk tiket penerbangan. Perusahaan-perusahaan itu juga menekankan bahwa mereka tidak mendekati daerah-daerah yang dekat dengan sisa-sisa perang saudara yang berlangsung selama satu dekade, di mana pertempuran masih berlangsung.

Setelah rezim Assad merebut kembali sebagian besar negara dengan bantuan sekutunya Iran dan Rusia, perjalanan wisata telah tersedia ke Suriah sejak rezim memulai kembali visa turis untuk perjalanan kelompok pada tahun 2018. Namun, saat itu, perjalanan tersebut sebagian besar diselenggarakan dan diatur oleh perusahaan pariwisata Rusia dan China.

Karena pandemi Covid-19, pariwisata ke negara itu berhenti. Rezim Assad membuka kembali negara itu untuk turis kurang dari sebulan yang lalu, tepatnya pada awal Oktober. Saat itulah perusahaan-perusahaan Eropa mulai menawarkan tur mereka sendiri. Sejak saat itu pula dilaporkan ada permintaan besar wisatawan untuk mengunjungi Suriah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Inggris vs Ghana: The...
Inggris vs Ghana: The Three Lions Menuju Rekor Baru
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Berita Terkini
AI Bisa dalam Beberapa...
AI Bisa dalam Beberapa Bulan Lagi Lumpuhkan Pemerintah di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
Denmark Lolos ke Perempat...
Denmark Lolos ke Perempat Final Piala Eropa Usai Cukur Wales
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved