Israel Didesak Bombardir Iran Akhir Tahun Ini
Senin, 01 November 2021 - 07:46 WIB
loading...
Jet tempur siluman F-35 yang dioperasikan Israel. Zionis Israel didesak bombardir Iran akhir tahun ini jika tak ada kesepakatan nuklir baru yang dicapai. Foto/REUTERS/Amir Cohen
A
A
A
TEL AVIV - Israel didesak untuk membombardir Iran akhir tahun ini jika tak ada kesepakatan nuklir baru yang dicapai. Desakan ini disampaikan seorang anggota Parlemen Likud, partai oposisi pimpinan mantan perdana menteri Benjamin Netanyahu.
Anggota Parlemen dari Partai Likud, Tzachi Hanegbi, mengatakan bahwa partainya menawarkan dukungan penuh untuk serangan militer terhadap Iran.
Baca juga: Pria Berpakaian Joker Tusuk 17 Orang di Kereta Tokyo
“Iran adalah ancaman eksistensial. Kami memberikan dukungan penuh kepada pemerintah ini jika keputusan dibuat untuk serangan. Kami sedang mendekati persimpangan keputusan tentang masalah Iran,” Hanegbi, seperti dikutip Times of Israel, Minggu (31/10/2021).
“Jika tidak ada kesepakatan antara Iran dan kekuatan dunia, kita harus menyerang Iran pada akhir 2021,” katanya lagi.
Pemimpin oposisi, Benjamin Netanyahu, sangat kritis terhadap Perdana Menteri (PM) Naftali Bennett, terutama tentang masalah Iran. PM Bennett telah merespons desakan itu dengan mengatakan bahwa pemerintah pendahulunya stagnan dalam masalah Iran.
Sementara itu, militer Israel telah menggelar latihan perang besar-besaran di tengah persiapannya untuk menghadapi perintah menyerang Iran.
Anggota Parlemen dari Partai Likud, Tzachi Hanegbi, mengatakan bahwa partainya menawarkan dukungan penuh untuk serangan militer terhadap Iran.
Baca juga: Pria Berpakaian Joker Tusuk 17 Orang di Kereta Tokyo
“Iran adalah ancaman eksistensial. Kami memberikan dukungan penuh kepada pemerintah ini jika keputusan dibuat untuk serangan. Kami sedang mendekati persimpangan keputusan tentang masalah Iran,” Hanegbi, seperti dikutip Times of Israel, Minggu (31/10/2021).
“Jika tidak ada kesepakatan antara Iran dan kekuatan dunia, kita harus menyerang Iran pada akhir 2021,” katanya lagi.
Pemimpin oposisi, Benjamin Netanyahu, sangat kritis terhadap Perdana Menteri (PM) Naftali Bennett, terutama tentang masalah Iran. PM Bennett telah merespons desakan itu dengan mengatakan bahwa pemerintah pendahulunya stagnan dalam masalah Iran.
Sementara itu, militer Israel telah menggelar latihan perang besar-besaran di tengah persiapannya untuk menghadapi perintah menyerang Iran.
Lihat Juga :