Kocaknya Pemilu India, Ratusan Perempuan Tuntut Uang Suap Setara dengan Pria

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 21:30 WIB
loading...
Kocaknya Pemilu India,...
Para pemilih memberikan suaranya dalam pemilu lokal di Huzurabad, negara bagian Telangana, India, Sabtu (30/10/2021). Foto/Times of India
A A A
HYDERABAD - Ratusan perempuan yang memiliki hak pilih turun ke jalan di Huzurabad, negara bagian Telangana, India , menjelang pemungutan suara pemilu lokal. Mereka menuntut parta-partai politik memberikan uang suap yang setara dengan yang diberikan kepada pemilih laki-laki.

Ini pemandangan di mana suap—di Indonesia dikenal sebagai serangan fajar—tak tabu lagi untuk diminta meski itu merupakan praktik kecurangan dan merusak demokrasi.

Para pemilih perempuan gelisah karena perwakilan dan agen dari beberapa partai politik telah membagikan amplop berisi Rs6.000 di antara pemilih laki-laki sementara perempuan dibayar lebih rendah.

Baca juga: Politisi Wanita Ini Tuduh 4 Tetangga Memerkosanya, tapi Sperma Terbukti Milik Menantunya

Pemungutan suara di daerah pemilihan itu dijadwalkan digelar pada hari Sabtu (30/10/2021) dan tiga partai besar—Telangana Rashtra Samiti (TRS) yang berkuasa, Kongres dan BJP—terkunci dalam persaingan sengit.

Perempuan di beberapa desa di daerah pemilihan mengangkat senjata dan menanyai para pemimpin dan pekerja sebuah partai tentang “harga yang sama” untuk suara mereka.

Segera setelah tersiar kabar bahwa amplop dengan Rs6.000 per suara dibagikan di antara kaum laki-laki, para perempuan berkumpul di alun-alun desa dan di dekat kediaman kepala desa sambil berteriak bahwa mereka juga harus mendapatkan jumlah yang sama.

“Mengapa ketidakadilan dilakukan pada kita?” tanya seorang perempuan dengan lantang di desa Gangaram, seperti dikutip Gulf News.

"Setiap orang harus mendapatkan uang untuk suara mereka," lanjut dia, yang mengaku kurang mengetahui bahwa memberi dan menuntut uang suap untuk suara adalah pelanggaran pemilu.

Karena semakin banyak protes seperti itu dimulai di desa-desa yang berbeda, polisi turun tangan dalam jumlah yang cukup untuk mengendalikan situasi dan membubarkan massa.

Semua partai saingan utama telah menuduh satu sama lain menggunakan metode yang tidak etis untuk memenangkan pemilu sela, yang disebabkan oleh pengunduran diri mantan menteri kesehatan E Rajindar dari TRS.

Rajindar, yang telah mengundurkan diri setelah tuduhan serius perampasan tanah, kemudian mundur dari TRS dan sekarang mencalonkan diri sebagai calon perwakilan BJP.

Butuh banyak upaya oleh polisi untuk membujuk perempuan untuk kembali ke rumah setelah mereka mengancam akan memboikot pemilu jika uang tidak sampai di depan pintu mereka sebelum pemungutan suara.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
7 Lolos ke Babak 32...
7 Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kolombia Jadi yang Terbaru
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Pengacara Sony Sonjaya...
Pengacara Sony Sonjaya Sayangkan Permohonan JC Ditolak Kejagung
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved