Anak 11 Tahun Hamil akibat Diperkosa Picu Perdebatan Aborsi di Bolivia

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 17:56 WIB
loading...
Anak 11 Tahun Hamil...
Para aktivis HAM Bolivia membela hak aborsi anak perempuan 11 tahun yang hamil akibat diperkosa anggota keluarganya. Foto/Bestinau.net
A A A
LA PAZ - Anak perempuan berusia 11 tahun di Bolivia hamil setelah diperkosa oleh anggota keluarganya. Nasibnya telah memicu perdebatan publik tentang boleh tidaknya korban menjalani aborsi.

Perdebatan sengit pecah antara para aktivis hak asasi manusia (HAM) dan kubu Gereja Katolik di Bolivia. Pedebatan muncul ketika kelompok-kelompok agama berusaha memaksa korban untuk menyelesaikan kehamilan dan melahirkan bayinya.

Korban hamil setelah berulang kali diperkosa dan menderita pelecehan seksual lainnya oleh ayah dari ayah tirinya di kota Yapacaní, di wilayah Santa Cruz timur Bolivia.

Baca juga: Politisi Wanita Ini Tuduh 4 Tetangga Memerkosanya, tapi Sperma Terbukti Milik Menantunya

Korban tinggal bersama saudara perempuannya dan kakek tirinya yang berusia 61 tahun—yang sekarang dipenjara karena kejahatan itu—, karena orang tuanya bekerja di La Paz.

Kasus ini semakin melebarkan lubang menganga dalam perlindungan negara bagi perempuan dan anak perempuan di Bolivia, yang memiliki salah satu tingkat kekerasan dan pelecehan seksual antar-familiar tertinggi di Amerika Latin, dan apa yang oleh beberapa aktivis disebut sebagai budaya pemerkosaan.

Intervensi Gereja Katolik juga dipertanyakan, setelah kelompok agama menghubungi ibu korban dan membujuknya untuk menentang penghentian kehamilan, sebuah langkah yang telah mendorong tindakan hukum oleh kantor ombudsman HAM Bolivia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Komedian Jimmy Kimmel...
Komedian Jimmy Kimmel Sebut Ibu Negara AS Melania seperti Janda Sedang Hamil, Trump Marah
17 Pria Dites DNA atas...
17 Pria Dites DNA atas Pemerkosaan Wanita hingga Hamil, tapi DNA Ayahnya yang Cocok
Aturan Baru China Wajibkan...
Aturan Baru China Wajibkan Uskup dan Pastor Serahkan Paspor
Picu Kontroversi, Patung...
Picu Kontroversi, Patung Bayi Yesus ‘Tanpa Wajah’ Dicuri di Brussels
Maia Estianty Ingatkan...
Maia Estianty Ingatkan Netizen Jangan Desak Syifa Hadju soal Kehamilan: Itu Gak Sopan
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved