China Desak AS Perbaiki Kebijakan yang Salah Terhadap Iran
Sabtu, 30 Oktober 2021 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca: November, Iran dan Kekuatan Dunia Lanjutkan Negosiasi Perjanjian Nuklir
Mencermati “kemajuan penting” yang dicapai dalam enam putaran negosiasi sebelumnya, dia mengatakan, semua pihak harus melakukan upaya baru untuk mendorong terobosan dalam negosiasi berdasarkan prinsip objektivitas dan keadilan.
"China akan tetap menjalin komunikasi yang erat dengan pihak-pihak terkait, mengambil bagian konstruktif dalam negosiasi, menjunjung tinggi JCPOA dan mendorong penyelesaian politik dan diplomatik masalah nuklir Iran. Pada saat yang sama, kami akan dengan tegas melindungi hak dan kepentingan kami yang sah,” tambahnya.
Sebelumnya, Baqeri-Kani mengatakan kepada Press TV bahwa Iran sudah teguh pada posisinya untuk terlibat hanya dalam negosiasi "berorientasi hasil" melalui format Wina.
“Pembicaraan berorientasi hasil dapat diterima bagi kami; pembicaraan yang akan memiliki hasil praktis; pembicaraan yang akan mengarah pada penghapusan sanksi kejam dan ilegal,” tegasnya, setelah pertemuan panjang dengan Enrique Mora, wakil kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, di Brussels.
Mencermati “kemajuan penting” yang dicapai dalam enam putaran negosiasi sebelumnya, dia mengatakan, semua pihak harus melakukan upaya baru untuk mendorong terobosan dalam negosiasi berdasarkan prinsip objektivitas dan keadilan.
"China akan tetap menjalin komunikasi yang erat dengan pihak-pihak terkait, mengambil bagian konstruktif dalam negosiasi, menjunjung tinggi JCPOA dan mendorong penyelesaian politik dan diplomatik masalah nuklir Iran. Pada saat yang sama, kami akan dengan tegas melindungi hak dan kepentingan kami yang sah,” tambahnya.
Sebelumnya, Baqeri-Kani mengatakan kepada Press TV bahwa Iran sudah teguh pada posisinya untuk terlibat hanya dalam negosiasi "berorientasi hasil" melalui format Wina.
“Pembicaraan berorientasi hasil dapat diterima bagi kami; pembicaraan yang akan memiliki hasil praktis; pembicaraan yang akan mengarah pada penghapusan sanksi kejam dan ilegal,” tegasnya, setelah pertemuan panjang dengan Enrique Mora, wakil kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, di Brussels.
(esn)
Lihat Juga :