Arab Saudi Dorong Proyek Laut Merah, Pengembangan Pariwisata Paling Ambisius di Dunia

Jum'at, 29 Oktober 2021 - 14:48 WIB
loading...
Arab Saudi Dorong Proyek...
Grand Hyatt Hotel menawarkan resor pantai mewah di Laut Merah, Arab Saudi. Foto/theredsea.sa
A A A
RIYADH - Pengembang di balik proyek pariwisata regeneratif paling ambisius di dunia, The Red Sea Development Company (TRSDC) terus membuat terobosan baru.

Kali ini mereka mengumumkan penandatanganan sembilan perjanjian manajemen hotel dengan merek hotel internasional untuk mengoperasikan resor dalam tahap pertama pengembangan di Proyek Laut Merah, Arab Saudi.

Perjanjian tersebut diresmikan pada Hari ke-2 dari Future Investment Initiative (FII) 2021, dengan sejumlah brand perhotelan akan mengoperasikan sembilan dari 16 properti yang saat ini sedang dikembangkan pada tahap pertama.

Baca juga: Gaya Nyentrik 2 Pangeran Arab yang Kuliah di AS, dari Rambut Dicat hingga Kos di Hotel Mewah

Mereka secara kolektif menampilkan lebih dari 1.700 kamar hotel dari total 3000 kamar hotel direncanakan untuk Tahap Satu.

Baca juga: Cleopatra Sang Wanita Penakluk, Hidup Penuh Intrik dan Berakhir Tragis

Ini termasuk EDITION Hotels dan St Regis Hotels & Resorts, bagian dari Marriott International; Fairmont Hotel & Resorts, Raffles Hotels & Resorts dan SLS Hotels & Residences, bagian dari grup perhotelan global Accor; Grand Hyatt, bagian dari Hyatt Hotels Corporation; Intercontinental Hotels & Resorts dan Six Senses, bagian dari IHG Hotels & Resorts; dan Jumeirah Hotels & Resorts, perusahaan perhotelan mewah global.

Baca juga: Turki Tuntut AS Kembalikan Rp20 Triliun dari Program F-35 atau Beri Opsi Lain

“Arab Saudi mempercepat pengembangan penawaran pariwisata baru di Kerajaan, didorong oleh program Visi 2030 yang ambisius. Kami bangga memperkenalkan koleksi merek perhotelan yang unik dan beragam yang melayani pasar yang berkembang ini dan mendukung komitmen kami menciptakan tujuan mewah bertelanjang kaki terkemuka di dunia yang akan segera berfungsi sebagai pintu gerbang ke salah satu tempat terakhir yang belum ditemukan di planet ini, ” ungkap CEO TRSDC John Pagano, dilansir The Red Sea pada 27 Oktober 2021.

Dia menjelaskan, “Yang paling penting, kemitraan seperti itu dengan merek yang diakui dan dihormati secara global menandakan kepercayaan yang tumbuh dalam bisnis kami, tujuan utama kami dan di Arab Saudi sebagai tujuan pariwisata.”

Pengumuman ini menggarisbawahi potensi investasi TRSDC karena Arab Saudi melanjutkan diversifikasi ekonominya sejalan dengan Visi 2030.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Nah, Tak Ada Agenda...
Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini
Rekomendasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved