Inilah Kisah Sang Raja Bandit Paling Ditakuti di India, Menyerahkan Diri Bak Pahlawan

Rabu, 27 Oktober 2021 - 10:23 WIB
loading...
A A A
Singh sendiri, menurut laporan, kepalanya dihargai 70.000 rupee untuk penangkapannya.

Dihitung pada tingkat hari ini, hadiah untuk kepalanya hanya lebih dari USD900, tetapi pada hari itu nilainya hampir USD8.000 dan itu jelas jumlah yang cukup besar.

Pemerintah juga mulai mengirimkan utusan kepadanya agar dia menyerahkan senjata.

Pada musim panas 1982 yang terik, Panjiar dan rekan-rekannya Kalyan Mukherjee dan Brijraj Singh mendapati diri mereka berada di pusat negosiasi antara pemerintah Madhya Pradesh yang dipimpin Partai Kongres dan geng Singh untuk penyerahan diri yang terakhir.

Mereka pun mengembangkan kontak untuk bertemu Singh.

"Saya harus menghabiskan beberapa hari dengan geng itu. Saya senang menjadi 'sandera', jaminan mereka terhadap pengkhianatan, selama saya mendapatkan foto saya," tutur Panjiar.

Dia pertama kali bertemu geng itu pada malam tanpa sinar bulan di Chambal.

Panjiar mengingatnya sebagai seorang pria jangkung dan kurus dengan kumis mirip setang sepeda. Sang raja bandit itu disebut cukup pendiam dan membawa senapan self-loading buatan Amerika Serikat (AS).

"Dia adalah pria yang tidak banyak bicara, tetapi egois dan sangat dihormati," ungkap Panjiar.

Geng, yang saat itu berkekuatan sekitar dua lusin orang, berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain pada malam hari, membawa barang-barang mereka yang jarang berupa kasur gulung, senjata, beberapa terpal untuk perlindungan dari hujan dan jatah makanan sederhana.

Mereka tidur di tempat terbuka. Seorang anggota geng, seingat Panjiar, membawa AK-47. Adapun anggota geng yang lain membawa karabin dan senapan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Prancis Konfirmasi Kasus...
Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!
Rekomendasi
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Berita Terkini
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved