Indonesia Dorong Kerja Sama untuk Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat
Senin, 25 Oktober 2021 - 14:32 WIB
loading...
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati menjelaskan upaya Indonesia dalam pemulihan pasca pandemi yang inklusif, tangguh dan berkelanjutan. Foto/kbri bangkok
A
A
A
BANGKOK - Indonesia kembali dipercaya memimpin pembahasan isu-isu pemulihan ekonomi dan kesehatan masyarakat di forum multilateral United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP).
Duta Besar RI Bangkok dan Wakil Tetap RI untuk UNESCAP Rachmat Budiman berperan sebagai ketua dalam Third Session of the Committee on Macroeconomic Policy, Poverty Reduction and Financing for Development (MPFD).
Third Session of the Committee on MPFD yang berlangsung pada 20 Oktober 2021-22 Oktober 2021 dibuka oleh UN Under-Secretary General dan Executive Secretary ESCAP, Armida S Alisjahbana.
Baca juga: Kapal Induk Pertama India Jalani Uji Coba Laut Fase Kedua
Menggarisbawahi arti penting pembangunan ekonomi di masa pandemi, Armida S Alisjahbana menyatakan, ”Pandemi COVID-19 telah memberikan kesempatan untuk mempertimbangkan kembali kebijakan dan strategi, serta menyelaraskan sumber daya fiskal dan keuangan dengan upaya pembangunan yang akan memberikan hasil yang signifikan di masa depan."
Baca juga: Taliban Senang Ingin Dihapus dari Daftar Teroris oleh Putin
Duta Besar RI Bangkok dan Wakil Tetap RI untuk UNESCAP Rachmat Budiman berperan sebagai ketua dalam Third Session of the Committee on Macroeconomic Policy, Poverty Reduction and Financing for Development (MPFD).
Third Session of the Committee on MPFD yang berlangsung pada 20 Oktober 2021-22 Oktober 2021 dibuka oleh UN Under-Secretary General dan Executive Secretary ESCAP, Armida S Alisjahbana.
Baca juga: Kapal Induk Pertama India Jalani Uji Coba Laut Fase Kedua
Menggarisbawahi arti penting pembangunan ekonomi di masa pandemi, Armida S Alisjahbana menyatakan, ”Pandemi COVID-19 telah memberikan kesempatan untuk mempertimbangkan kembali kebijakan dan strategi, serta menyelaraskan sumber daya fiskal dan keuangan dengan upaya pembangunan yang akan memberikan hasil yang signifikan di masa depan."
Baca juga: Taliban Senang Ingin Dihapus dari Daftar Teroris oleh Putin
Lihat Juga :