Taliban Senang Ingin Dihapus dari Daftar Teroris oleh Putin
Senin, 25 Oktober 2021 - 13:27 WIB
loading...
Para milisi Taliban saat menduduki istana presiden Afghanistan Agustus lalu. Presiden Rusia Vladimir Putin mempertimbangkan untuk menghapus Taliban dari daftar teroris. Foto/Screenshot Al Jazeera
A
A
A
KABUL - Taliban senang dan menyambut baik pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin yang ingin menghapus kelompok penguasa Afghanistan itu dari daftar organisasi teroris .
Putin, saat berbicara pada pertemuan International Valdai Club, mengatakan penghapusan Taliban dari daftar organisasi teroris adalah mungkin. Namun, dia menekankan bahwa ini harus terjadi di tingkat PBB.
Baca juga: Eks Mata-mata: Mohammed bin Salman Sesumbar Ingin Bunuh Raja Arab Saudi pada 2014
"Kementerian Luar Negeri Emirat Islam Afghanistan (IEA) menyambut baik pernyataan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, mengenai penghapusan nama-nama pemimpin IEA dari daftar hitam," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Afghanistan, Abdul Qahar Balkhi, pada hari Minggu (24/10/2021), yang dilansir Hindustan Times.
"Ketika babak perang telah berakhir, negara-negara dunia juga harus membawa perubahan positif dalam hubungan dan pendekatan mereka terhadap Afghanistan. Kami mencari hubungan positif dengan komunitas internasional berdasarkan prinsip timbal balik," lanjut Balkhi, yang juga menjadi juru bicara Taliban.
Putin, saat berbicara pada pertemuan International Valdai Club, mengatakan penghapusan Taliban dari daftar organisasi teroris adalah mungkin. Namun, dia menekankan bahwa ini harus terjadi di tingkat PBB.
Baca juga: Eks Mata-mata: Mohammed bin Salman Sesumbar Ingin Bunuh Raja Arab Saudi pada 2014
"Kementerian Luar Negeri Emirat Islam Afghanistan (IEA) menyambut baik pernyataan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, mengenai penghapusan nama-nama pemimpin IEA dari daftar hitam," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Afghanistan, Abdul Qahar Balkhi, pada hari Minggu (24/10/2021), yang dilansir Hindustan Times.
"Ketika babak perang telah berakhir, negara-negara dunia juga harus membawa perubahan positif dalam hubungan dan pendekatan mereka terhadap Afghanistan. Kami mencari hubungan positif dengan komunitas internasional berdasarkan prinsip timbal balik," lanjut Balkhi, yang juga menjadi juru bicara Taliban.
Lihat Juga :