Berkah di Balik Pandemi, Keragaman Vaksin Jadikan Serbia Destinasi Wisata Vaksin

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 10:35 WIB
loading...
A A A
Menurut Asosiasi Operator Tur Rusia, paket wisata vaksinasi untuk warga Rusia yang mencari vaksin yang didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah muncul di pasar pada pertengahan September.

Maya Lomidze, direktur eksekutif grup itu, mengatakan harga tur mulai dari USD300 sekitar Rp4,2 juta hingga USD700 atau setara dengan Rp9,8 juta, tergantung pada apa yang disertakan.

Serbia, menawarkan vaksin Pfizer, AstraZeneca dan Sinopharm China. Dengan permintaan yang populer, agen wisata Rusia sekarang juga menawarkan tur ke Kroasia, di mana wisatawan dapat menerima vaksin Johnson & Johnson sekali pakai, tanpa perlu kembali untuk mendapatkan dosis kedua.

"Untuk Serbia, permintaan telah tumbuh seperti longsoran salju. Seolah-olah semua yang dilakukan perusahaan kami akhir-akhir ini adalah menjual tur ke Serbia," jelas Anna Filatovskaya, juru bicara biro perjalanan Russky Express di Moskow.

Baca juga: COVID-19 Menggila di Rusia, Putin Diminta Liburkan Pekerja Selama Seminggu

Negara Balkan memperkenalkan vaksinasi untuk orang asing pada bulan Agustus, ketika dorongan vaksinasi di dalam negeri melambat setelah mencapai sekitar 50% dari populasi orang dewasa. Data resmi pemerintah Serbia menunjukkan bahwa hampir 160.000 warga asing sejauh ini telah divaksinasi di negara itu, tetapi tidak jelas berapa banyak orang Rusia.

Sejak tur vaksin meledak sekitar sebulan yang lalu, mereka telah menyediakan bisnis yang disambut baik bagi operator tur Serbia yang hancur oleh pandemi di ekonomi yang sudah lemah. Pemilik biro perjalanan BTS Kompas di Beograd, Predrag Tesic, mengatakan mereka sudah memesan jauh-jauh hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Prancis...
5 Fakta Menarik Prancis Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Berita Terkini
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Infografis
Ada Rusia di Balik Iran...
Ada Rusia di Balik Iran Sukses Ladeni Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved