43 Negara Desak China Hormati Hak-hak Muslim Uighur di Xinjiang, Beijing Marah
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 19:03 WIB
loading...
Puing menara Masjid Xinqu tergeletak dekat bendera China berada di Changji, Urumqi, Xinjiang, China, 6 Mei 2021. Foto/REUTERS
A
A
A
NEW YORK - Sebanyak 43 negara mendesak China memastikan penghormatan penuh terhadap aturan hukum bagi komunitas Muslim Uighur di Xinjiang. Pernyataan bersama itu dibacakan di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (21/10/2021).
Desakan itu langsung membuat marah China. Deklarasi tersebut ditandatangani Amerika Serikat (AS) serta beberapa negara Eropa dan Asia serta lainnya.
Pernyataan itu menuduh China melakukan serangkaian pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap Uighur, termasuk penyiksaan, sterilisasi paksa, dan penghilangan paksa.
Baca juga: Pangeran Piano China Li Yundi Ditahan karena Sewa Pelacur, Penggemar Terkejut
“Kami menyerukan China mengizinkan akses segera, bermakna, dan tak terbatas ke Xinjiang bagi pengamat independen, termasuk Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia dan kantornya,” papar 43 negara dalam pernyataan bersama, yang dibacakan di PBB oleh Prancis.
Baca juga: Profil Ibu Mohammad bin Salman, Fahda binti Falah yang Jarang Terlihat Publik
Desakan itu langsung membuat marah China. Deklarasi tersebut ditandatangani Amerika Serikat (AS) serta beberapa negara Eropa dan Asia serta lainnya.
Pernyataan itu menuduh China melakukan serangkaian pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap Uighur, termasuk penyiksaan, sterilisasi paksa, dan penghilangan paksa.
Baca juga: Pangeran Piano China Li Yundi Ditahan karena Sewa Pelacur, Penggemar Terkejut
“Kami menyerukan China mengizinkan akses segera, bermakna, dan tak terbatas ke Xinjiang bagi pengamat independen, termasuk Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia dan kantornya,” papar 43 negara dalam pernyataan bersama, yang dibacakan di PBB oleh Prancis.
Baca juga: Profil Ibu Mohammad bin Salman, Fahda binti Falah yang Jarang Terlihat Publik
Lihat Juga :