Putin Sebut Kehadiran Militer NATO di Ukraina Ancaman bagi Rusia

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 13:12 WIB
loading...
A A A
Lebih jauh Putin menyebut situasi di Ukraina jalan buntu karena negara itu tidak diperintah oleh presiden terpilih, melainkan oleh sekelompok kecil orang dengan pandangan politik ekstrem.

"Rakyat Ukraina tidak diizinkan dan tidak akan diizinkan untuk membentuk badan pemerintahan yang akan secara langsung mewakili kepentingan mereka," ujar Putin.

"Ukraina secara realistis diperintah oleh sekelompok kecil orang yang mengklaim telah memenangkan perjuangan untuk kemerdekaan dan yang memiliki pandangan politik ekstrem, terlepas dari siapa nama kepala negaranya," sambung Putin.

Dia mencatat bahwa para pemimpin yang berkuasa di negara itu sering mengandalkan pemilih dari tenggara negara itu, tetapi segera mengubah posisi politik mereka setelah pemilihan selesai.

Baca juga: NATO Meradang Rusia Tangguhkan Misi Diplomatik

"Mayoritas diam memilih mereka dengan harapan mereka akan memenuhi janji pemilu mereka, tetapi minoritas nasionalis yang tidak begitu diam dan agresif menekan kebebasan mereka untuk membuat keputusan yang diharapkan oleh penduduk Ukraina. Merekalah yang benar-benar menjalankan negara," cetus Putin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Cari Keadilan, Arief...
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Ajukan PK ke Mahkamah Agung
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Berita Terkini
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved