Bantah Klaim Menteri Israel, Malaysia: Kami Teguh Dukung Perjuangan Palestina

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 06:00 WIB
loading...
Bantah Klaim Menteri...
Ilustrasi
A A A
KUALA LUMPUR - Malaysia membantah komentar yang dilaporkan dibuat oleh Menteri Kerjasama Regional Israel , Issawi Frej. Ia mengklaim bahwa Malaysia bisa bergabung dengan Kesepakatan Abraham dan menormalkan hubungan dengan Israel.

Menteri Luar Negeri Malaysia, Saifuddin Abdullah mengatakan, negaranya berdiri dengan komitmen yang teguh dalam mendukung perjuangan Palestina dan perjuangan melawan pendudukan Israel.

Baca: Hamas: Perang Tidak Dapat Dihindari, Kami Bisa Mengalahkan Israel!

“Malaysia akan terus aktif mengejar agenda Palestina secara bilateral dan di berbagai platform regional dan internasional. Dukungan berkelanjutan Malaysia untuk perjuangan Palestina juga merupakan pengakuan atas aspirasi generasi baru pejuang dan aktivis Palestina,” tegas Abdullah, seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis (21/10/2021).

Saifuddin mengatakan, Malaysia akan terus memberikan dukungan politik dan moral, serta bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina. “Kami juga akan memfasilitasi kerja organisasi masyarakat sipil Malaysia untuk Palestina,” lanjutnya.

Sebelumnya, Frej mengatakan dalam sebuah wawancara dengan situs Emirati Erem News yang diterbitkan Senin, bahwa Qatar, Tunisia, Oman, dan Malaysia dapat bergabung dengan Kesepakatan Abraham.

Baca: Arab Saudi: Israel Merampok Hak-hak Paling Dasar Rakyat Palestina!

“Setiap negara Arab di Timur Tengah, bahkan negara yang bermusuhan, kami memiliki hubungan langsung dan tidak langsung dengan mereka. Saya melihat di cakrawala jauh bahwa semua negara di Timur Tengah akan berada dalam satu kesatuan," kata Frej.

Wawancara dilakukan selama kunjungannya baru-baru ini ke Uni Emirat Arab. Negara Teluk itu menjalin hubungan diplomatik dengan Israel tahun lalu bersama dengan Bahrain, dengan tambahan Maroko dan Sudan.

Frej menyebut Kesepakatan Abraham sebagai "peristiwa bersejarah dan titik balik di seluruh wilayah." Pemerintahan mantan presiden AS Donald Trump memprakarsai Kesepakatan Abraham pada September 2020.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved