AS Tuduh China Menghalangi Dunia Cari Asal-usul COVID-19

Kamis, 21 Oktober 2021 - 04:18 WIB
loading...
AS Tuduh China Menghalangi...
AS menuduh China menghalangi dunia cari asal usul COVID-19. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Dunia telah berada di tahun kedua pandemi virus Corona baru , tetapi asal usul penyakit itu tetap menjadi misteri. Para ilmuwan telah menawarkan berbagai teori termasuk yang menunjukkan bahwa virus itu muncul akibat kebocoran laboratorium di China .

Terkait asal usul virus COVID-19 ini, diplomat Amerika Serikat (AS) Nicholas Burns menyebut China tidak bersikap transparan. Selama sidang konfirmasi guna menjadi duta besar AS untuk China di Senat, Burns mengatakan Washington perlu mendorong Beijing untuk berterus terang tentang apa yang terjadi.

"China telah menghalangi dunia tentang asal usul virus Corona baru sejak Januari 2020," ujarnya seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: Selidiki Asal-usul Covid-19, China akan Uji Ribuan Sampel Darah dari Wuhan

Burns menekankan bahwa dia tidak mendukung teori bahwa penyakit itu adalah hasil dari limpahan alami atau teori bahwa penyakit itu bisa muncul sebagai akibat dari kebocoran laboratorium.

Pada awal pandemi, Presiden Donald Trump saat itu dan sekutunya menyalahkan munculnya virus Corona baru pada China. Presiden ke-45 AS itu, serta pejabat senior lainnya, mengklaim virus itu telah lolos dari Institut Virologi Wuhan atau sengaja dibocorkan. Namum klaim ini dengan tegas dibantah oleh China.

Tuduhan Trump ditepis sebagai teori konspirasi liar. Namun, sejak musim semi telah terjadi perubahan sikap terhadap skenario kebocoran laboratorium. Ini dimulai setelah The Wall Street Journal menulis tiga karyawan Institut Virologi Wuhan telah mendapatkan perawatan medis untuk penyakit yang mirip dengan COVID-19 tiga minggu sebelum otoritas China melaporkan kasus infeksi pertama. Laporan itu mengutip dokumen yang sebelumnya tidak diungkapkan yang ditulis oleh Komunitas Intelijen AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Iran Serang Israel Lagi,...
Iran Serang Israel Lagi, Ledakan Guncang Yerusalem
Rekomendasi
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved