Iran Setuju Lanjutkan Negosiasi Program Nuklir dengan Kekuatan Dunia
Selasa, 19 Oktober 2021 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
AS, China, Rusia, Jerman, Prancis, dan Inggris mencapai kesepakatan di Wina dengan Iran mengenai program nuklirnya pada tahun 2015. Tetapi, presiden AS saat itu, Donald Trump menarik AS keluar dari kesepakatan pada 2018 dan menerapkan kembali sanksi yang menggigit.
Teheran—yang bersikeras program nuklirnya hanya untuk tujuan sipil—telah mundur dari banyak komitmennya berdasarkan perjanjian itu. Sementara penerus Trump, Joe Biden mengaku siap untuk kembali ke perjanjian jika Iran kembali mematuhi komitmen nuklirnya.
Pembicaraan Wina yang bertujuan menghidupkan kembali kesepakatan itu ditangguhkan pada Juni, ketika Iran memilih Ebrahim Raisi yang ultrakonservatif sebagai presiden.
Namun, kepala diplomatik UE Josep Borrell mengatakan pada hari Jumat bahwa dia "siap" untuk bertemu dengan para pemimpin Iran di Brussels sebagai bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan yang goyah.
Teheran—yang bersikeras program nuklirnya hanya untuk tujuan sipil—telah mundur dari banyak komitmennya berdasarkan perjanjian itu. Sementara penerus Trump, Joe Biden mengaku siap untuk kembali ke perjanjian jika Iran kembali mematuhi komitmen nuklirnya.
Pembicaraan Wina yang bertujuan menghidupkan kembali kesepakatan itu ditangguhkan pada Juni, ketika Iran memilih Ebrahim Raisi yang ultrakonservatif sebagai presiden.
Namun, kepala diplomatik UE Josep Borrell mengatakan pada hari Jumat bahwa dia "siap" untuk bertemu dengan para pemimpin Iran di Brussels sebagai bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan yang goyah.
(esn)
Lihat Juga :