Hujan Lebat Hantam Negara Bagian Kerala India, 27 Orang Tewas
Senin, 18 Oktober 2021 - 23:00 WIB
loading...
Banjir di India. FOTO/Reuters
A
A
A
NEW DELHI - Hujan deras telah mengguyur negara bagian pesisir India , Kerala, sejak akhir pekan lalu yang menyebabkan sungai meluap dan membanjiri jalan. Kondisi ini menyebabkan banyak kendaraan terendam air berlumpur dan beberapa rumah menjadi puing akibat terjangan arus.
Upaya penyelamatan terus berlanjut sejak Sabtu (16/10/2021), dengan bantuan personel Angkatan Laut dan Angkatan Udara India. Pasukan Tanggap Bencana Nasional juga telah mengerahkan 11 tim di seluruh bagian selatan dan tengah Kerala.
Baca: Korban Banjir dan Tanah Longsor di India Meningkat Tajam
Seperti dilaporkan CNN, Senin (18/10/2021), setidaknya 13 orang tewas akibat tanah longsor di Distrik Kottayam. Sementara 9 mayat juga telah ditemukan dari lokasi tanah longsor lain di Distrik Idduki. Pejabat setempat menjelaskan, hingga kini dua orang masih belum ditemukan dan tiga nelayan di Distrik Malappuram juga masih hilang.
"Bukan hanya banjir atau tanah longsor yang menjadi penyebab kematian. Dua orang meninggal karena terjepit di bawah kendaraan dan dua anak meninggal karena tembok runtuh," ujar Dr. A. Kowsigan, Komisaris Bencana Negara Kerala Otoritas Manajemen.
“Upaya penyelamatan saat ini sedang berusaha untuk menentukan jumlah orang yang hilang,” lanjut Kowsigan. Hingga kini, ribuan orang telah dievakuasi ke lebih dari 150 kamp bantuan di seluruh negara bagian, menurut Otoritas Manajemen Bencana Negara Bagian Kerala.
Baca: Mirip Gempa Bumi, Gletser Himalaya Pecah Sebabkan 200 Orang Hilang
Upaya penyelamatan terus berlanjut sejak Sabtu (16/10/2021), dengan bantuan personel Angkatan Laut dan Angkatan Udara India. Pasukan Tanggap Bencana Nasional juga telah mengerahkan 11 tim di seluruh bagian selatan dan tengah Kerala.
Baca: Korban Banjir dan Tanah Longsor di India Meningkat Tajam
Seperti dilaporkan CNN, Senin (18/10/2021), setidaknya 13 orang tewas akibat tanah longsor di Distrik Kottayam. Sementara 9 mayat juga telah ditemukan dari lokasi tanah longsor lain di Distrik Idduki. Pejabat setempat menjelaskan, hingga kini dua orang masih belum ditemukan dan tiga nelayan di Distrik Malappuram juga masih hilang.
"Bukan hanya banjir atau tanah longsor yang menjadi penyebab kematian. Dua orang meninggal karena terjepit di bawah kendaraan dan dua anak meninggal karena tembok runtuh," ujar Dr. A. Kowsigan, Komisaris Bencana Negara Kerala Otoritas Manajemen.
“Upaya penyelamatan saat ini sedang berusaha untuk menentukan jumlah orang yang hilang,” lanjut Kowsigan. Hingga kini, ribuan orang telah dievakuasi ke lebih dari 150 kamp bantuan di seluruh negara bagian, menurut Otoritas Manajemen Bencana Negara Bagian Kerala.
Baca: Mirip Gempa Bumi, Gletser Himalaya Pecah Sebabkan 200 Orang Hilang
Lihat Juga :