China Sangkal Uji Coba Rudal Hipersonik, Sebut Itu Tes Pesawat Luar Angkasa

Senin, 18 Oktober 2021 - 17:25 WIB
loading...
China Sangkal Uji Coba...
China meluncurkan roket atau rudal hipersonik dalam uji coba. Foto/pla daily
A A A
BEIJING - Financial Times sebelumnya melaporkan uji coba kendaraan peluncur hipersonik oleh China pada musim panas ini mengejutkan pemerintah Amerika Serikat (AS). Washington terkejut karena konon tes itu menunjukkan kemajuan besar yang dicapai Beijing di bidang ini.

“China tidak melakukan uji coba senjata hipersonik pada Juli, melainkan melakukan uji coba pesawat luar angkasa,” ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Zhao Lijian pada Senin (18/10/2021).

Zhao Lijian menambahkan tes itu adalah "uji coba rutin" untuk teknologi roket ruang angkasa yang dapat digunakan kembali.

Baca juga: Uji Coba Rudal Hipersonik Berkemampuan Nuklir, China Kejutkan AS

Perusahaan Amerika Serikat, SpaceX, berhasil menguji teknologi serupa dengan tujuan mengurangi biaya perjalanan ruang angkasa dan pengiriman kargo ke orbit.

Baca juga: Ini Alasan AS Tercengang dengan Uji Rudal Hipersonik China Berkemampuan Nuklir

Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China, Beijing juga berharap teknologi yang diuji musim panas ini akan "menyediakan metode yang murah dan nyaman bagi manusia untuk bepergian ke dan dari luar angkasa secara damai."

Baca juga: Turki Bisa Beli Jet Tempur Su-35 dan Su-57 Rusia Jika AS Tak Jadi Jual F-16

Surat kabar Financial Times melaporkan Sabtu lalu bahwa komunitas intelijen AS "terkejut" oleh dugaan uji coba rudal hipersonik berkemampuan nuklir China musim panas ini.

Rudal itu konon membawa kendaraan luncur hipersonik yang mengelilingi bumi secara penuh, melakukan perjalanan melalui orbit rendah Bumi sebelum mendarat.

FT mengklaim tes itu dilakukan pada Agustus, tetapi Zhao Lijian menegaskan itu benar-benar terjadi pada Juli.

Surat kabar itu mengklaim senjata itu meleset dari target yang ditentukan sekitar dua lusin mil, tetapi tetap menunjukkan "kemajuan luar biasa" yang telah dibuat Beijing dalam mengembangkan persenjataan hipersonik.

Dengan kemampuan itu, China diyakini lebih mampu menembus pertahanan rudal darat dibandingkan serangan dengan rudal balistik biasa.

The Financial Times menyebut kemungkinan rudal hipersonik China diduga terbang di atas Kutub Selatan sebelum mengenai wilayah AS.

Washington konon memusatkan radar dan kemampuan pertahanan udaranya di perbatasan utaranya dengan memperkirakan serangan rudal potensial datang dari arah Kutub Utara.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
China Berhasil Lakukan...
China Berhasil Lakukan Uji Coba High-speed Flying Train
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved