Buntut Pelanggaran Batas Perairan, Kemhan Rusia Panggil Atase Militer AS
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 10:14 WIB
loading...
A
A
A
Tindakan "tidak profesional" pelaut Amerika sangat melanggar aturan untuk mencegah tabrakan di laut dan ketentuan perjanjian Rusia-Amerika tentang pencegahan insiden di laut lepas dan di udara, atase AS diberitahu.
Baca: China Sahkan UU Maritim Baru, AS Kirim Kapal Perusak ke Laut China Selatan
Insiden hari Jumat terjadi tiga bulan setelah sebuah kapal perusak Inggris berlayar ke perairan Rusia di lepas pantai Krimea. Kapal itu merencanakan aksi tersebut untuk menunjukkan keyakinan Inggris bahwa semenanjung itu adalah bagian dari Ukraina. Angkatan Laut Rusia menanggapi dengan tembakan peringatan dan mengirim jet pencegat, dan Kremlin mengatakan bahwa provokasi berikutnya akan dibalas dengan tembakan langsung.
Dalam insiden serupa pada November 2020, kapal perusak Angkatan Laut AS John S. McCain juga menyerbu perairan Rusia di Peter the Great Bay, dan dikejar oleh kapal perusak Rusia Laksamana Vinogradov, yang mengancam akan menabrak kapal Amerika jika tidak mengubah arah.
Angkatan Laut AS pada saat itu mengklaim bahwa McCain sedang melakukan operasi "kebebasan navigasi" untuk menantang "klaim maritim berlebihan" Rusia.
Baca: China Sahkan UU Maritim Baru, AS Kirim Kapal Perusak ke Laut China Selatan
Insiden hari Jumat terjadi tiga bulan setelah sebuah kapal perusak Inggris berlayar ke perairan Rusia di lepas pantai Krimea. Kapal itu merencanakan aksi tersebut untuk menunjukkan keyakinan Inggris bahwa semenanjung itu adalah bagian dari Ukraina. Angkatan Laut Rusia menanggapi dengan tembakan peringatan dan mengirim jet pencegat, dan Kremlin mengatakan bahwa provokasi berikutnya akan dibalas dengan tembakan langsung.
Dalam insiden serupa pada November 2020, kapal perusak Angkatan Laut AS John S. McCain juga menyerbu perairan Rusia di Peter the Great Bay, dan dikejar oleh kapal perusak Rusia Laksamana Vinogradov, yang mengancam akan menabrak kapal Amerika jika tidak mengubah arah.
Angkatan Laut AS pada saat itu mengklaim bahwa McCain sedang melakukan operasi "kebebasan navigasi" untuk menantang "klaim maritim berlebihan" Rusia.
(esn)
Lihat Juga :