Rekrut Bocah Jadi Anggota, Kartel Meksiko Gunakan Game Online
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
Sebuah laporan tahun 2020 oleh pengawas Insight Crime menunjukkan bahwa antara 35.000 dan 40.000 anak di bawah umur tertarik untuk bergabung dengan kartel Meksiko setiap tahunnya.
Baca juga: Pria Bersenjata Culik 20 Warga Asing dari Haiti dan Venezuela di Hotel Meksiko
Menurut Oscar Balderas, seorang jurnalis yang berbasis di Mexico City, permainan populer lainnya untuk perekrutan kartel termasuk Grand Theft Auto , Gears of War, dan Call of Duty .
“Ini adalah tren yang telah diperingatkan oleh pakar keamanan tahun lalu. Bahwa pandemi dan karantina akan membuat para kartel berhenti mencari sicario (pembunuh bayaran dalam bahasa Meksiko) anak di jalanan atau di luar sekolah dan berkonsentrasi pada internet,” ucap Balderas.
Balderas mengatakan kartel modern lebih seperti kerajaan kriminal atau perusahaan gelap daripada mafia tradisional. Artinya, mereka lengkap dengan bagan organisasi, riset pasar konsumen, dan rencana ekspansi, serta departemen hubungan masyarakat.
“Sektor PR ini bertugas menyebarkan narasi kelompok kriminal dalam platform yang digunakan anak muda. Melalui konten di jejaring sosial, kartel mempublikasikan visi yang menjadi menarik bagi anak muda Meksiko,” tutur Balderas.
“Misalnya, mereka menyebarkan gagasan bahwa lebih baik hidup sebagai jutawan selama beberapa tahun — bahkan jika Anda kemudian terbunuh — daripada hidup miskin selama sisa hidup Anda. Atau salah satu cara untuk membuktikan nilai Anda sebagai manusia adalah berperang dengan kartel lokal,” imbuhnya.
Baca juga: Pria Bersenjata Culik 20 Warga Asing dari Haiti dan Venezuela di Hotel Meksiko
Menurut Oscar Balderas, seorang jurnalis yang berbasis di Mexico City, permainan populer lainnya untuk perekrutan kartel termasuk Grand Theft Auto , Gears of War, dan Call of Duty .
“Ini adalah tren yang telah diperingatkan oleh pakar keamanan tahun lalu. Bahwa pandemi dan karantina akan membuat para kartel berhenti mencari sicario (pembunuh bayaran dalam bahasa Meksiko) anak di jalanan atau di luar sekolah dan berkonsentrasi pada internet,” ucap Balderas.
Balderas mengatakan kartel modern lebih seperti kerajaan kriminal atau perusahaan gelap daripada mafia tradisional. Artinya, mereka lengkap dengan bagan organisasi, riset pasar konsumen, dan rencana ekspansi, serta departemen hubungan masyarakat.
“Sektor PR ini bertugas menyebarkan narasi kelompok kriminal dalam platform yang digunakan anak muda. Melalui konten di jejaring sosial, kartel mempublikasikan visi yang menjadi menarik bagi anak muda Meksiko,” tutur Balderas.
“Misalnya, mereka menyebarkan gagasan bahwa lebih baik hidup sebagai jutawan selama beberapa tahun — bahkan jika Anda kemudian terbunuh — daripada hidup miskin selama sisa hidup Anda. Atau salah satu cara untuk membuktikan nilai Anda sebagai manusia adalah berperang dengan kartel lokal,” imbuhnya.
(ian)
Lihat Juga :