Iran Ungkap Misteri Sistem Rudal Peluncuran Vertikal Berbasis Darat Terbaru
Kamis, 14 Oktober 2021 - 05:58 WIB
loading...
A
A
A
“Lima belas tahun yang lalu, kita tidak memiliki kemampuan seperti itu, dan kita bergantung pada peralatan asing di radar, komando dan kontrol, serta sistem rudal permukaan-ke-udara. Sekarang, semua peralatan yang digunakan dalam latihan tahunan telah dikembangkan di Iran,” ujar dia.
Seiring dengan sistem peluncuran vertikal yang misterius, latihan Guardians of Velayet Sky-1400 telah melihat penggunaan pertama kalinya dalam latihan, sistem radar jarak jauh baru yang dikenal sebagai Qods.
Radar yang dipasang di kendaraan itu dikatakan mampu mendeteksi target pada jarak lebih dari 500 km dan pada ketinggian lebih dari 90.000 kaki.
Latihan tersebut juga melihat penyebaran sistem pertahanan udara Joshan dan Khatam, dengan upgrade ke sistem rudal permukaan-ke-udara Khordad 15 yang pertama kali diluncurkan pada 2019, dan dicirikan pengamat sebagai 'Mini-S-300'.
Sistem rudal Dezful dan Majid juga ambil bagian dalam latihan tersebut.
Iran memiliki salah satu sektor pertahanan dalam negeri yang paling canggih di Timur Tengah, dan telah menciptakan beragam sistem rudal jarak pendek, menengah dan panjang.
Amerika Serikat dan sekutunya telah berusaha mengekang kekuatan rudal Republik Islam Iran melalui perjanjian, tetapi Teheran telah berulang kali mengatakan mereka tidak akan pernah menyerahkan senjata, dan menganggapnya sebagai jaminan keamanan terhadap agresi asing.
Seiring dengan sistem peluncuran vertikal yang misterius, latihan Guardians of Velayet Sky-1400 telah melihat penggunaan pertama kalinya dalam latihan, sistem radar jarak jauh baru yang dikenal sebagai Qods.
Radar yang dipasang di kendaraan itu dikatakan mampu mendeteksi target pada jarak lebih dari 500 km dan pada ketinggian lebih dari 90.000 kaki.
Latihan tersebut juga melihat penyebaran sistem pertahanan udara Joshan dan Khatam, dengan upgrade ke sistem rudal permukaan-ke-udara Khordad 15 yang pertama kali diluncurkan pada 2019, dan dicirikan pengamat sebagai 'Mini-S-300'.
Sistem rudal Dezful dan Majid juga ambil bagian dalam latihan tersebut.
Iran memiliki salah satu sektor pertahanan dalam negeri yang paling canggih di Timur Tengah, dan telah menciptakan beragam sistem rudal jarak pendek, menengah dan panjang.
Amerika Serikat dan sekutunya telah berusaha mengekang kekuatan rudal Republik Islam Iran melalui perjanjian, tetapi Teheran telah berulang kali mengatakan mereka tidak akan pernah menyerahkan senjata, dan menganggapnya sebagai jaminan keamanan terhadap agresi asing.
(sya)
Lihat Juga :