Iran Ungkap Misteri Sistem Rudal Peluncuran Vertikal Berbasis Darat Terbaru

Kamis, 14 Oktober 2021 - 05:58 WIB
loading...
Iran Ungkap Misteri...
Sistem rudal canggih terbaru milik Iran dipamerkan setelah lama jadi misteri. Foto/twitter
A A A
TEHERAN - Selama satu setengah dekade terakhir, Republik Islam Iran telah mengembangkan banyak sistem rudal buatan dalam negeri. Sistem rudal itu ditugaskan untuk segala hal mulai dari memberikan pertahanan udara hingga serangan massal terhadap instalasi darat dan kapal perang musuh jika terjadi serangan.

Iran telah memamerkan sistem pertahanan udara terbaru yang sangat misterius yang memanfaatkan teknologi peluncuran vertikal.



Sistem rudal tanpa nama itu difilmkan mengambil bagian dalam latihan pertahanan udara bersama skala besar di Iran tengah pada Selasa dan Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Rusia: Kacamata Pintar Facebook Bisa Jadi Alat Mata-mata Amerika Serikat

Latihan tersebut, yang dijuluki 'Guardians of Velayet Sky-1400', melibatkan unit pertahanan udara dari Garda Revolusi elit Iran, serta tentara reguler.

Baca juga: Mata-mata Berkedok PSK, Dunia Intelijen Berkedok Seksualitas

Sistem ini memiliki empat peluncur tabung yang siap diluncurkan dan kompleks radar yang terletak di peluncur itu sendiri, dengan konfigurasi yang dikenal sebagai TELAR (Transporter Erector Launcher And Radar). Ruang kendali sistem mungkin terletak di bawah radar.

Baca juga: Arab Saudi Serukan Timur Tengah Bebas dari Senjata Nuklir

Tasnim berspekulasi sistem tersebut, yang tidak merekam penembakan, adalah platform pertahanan udara bergerak untuk digunakan melawan target udara pada jarak menengah.

“Sistem tersebut dapat digunakan oleh kapal angkatan laut juga, baik untuk memberikan pertahanan udara atau untuk meluncurkan rudal jelajah,” ungkap laporan Tasnim.

Tasnim mengatakan sistem radar array bertahap onboard dapat beroperasi di X-band, memungkinkan sistem melacak dan melibatkan beberapa target secara bersamaan.

Desain TELAR juga diharapkan dapat mempersulit musuh mengganggu operasi sistem atau memenuhi lingkungan pertempuran menggunakan peperangan elektronik.

Komandan Pasukan Dirgantara Garda Revolusi Iran Amir Ali Hajizadeh memuji peralatan baru yang dipamerkan dalam latihan itu.

“Lima belas tahun yang lalu, kita tidak memiliki kemampuan seperti itu, dan kita bergantung pada peralatan asing di radar, komando dan kontrol, serta sistem rudal permukaan-ke-udara. Sekarang, semua peralatan yang digunakan dalam latihan tahunan telah dikembangkan di Iran,” ujar dia.

Seiring dengan sistem peluncuran vertikal yang misterius, latihan Guardians of Velayet Sky-1400 telah melihat penggunaan pertama kalinya dalam latihan, sistem radar jarak jauh baru yang dikenal sebagai Qods.

Radar yang dipasang di kendaraan itu dikatakan mampu mendeteksi target pada jarak lebih dari 500 km dan pada ketinggian lebih dari 90.000 kaki.

Latihan tersebut juga melihat penyebaran sistem pertahanan udara Joshan dan Khatam, dengan upgrade ke sistem rudal permukaan-ke-udara Khordad 15 yang pertama kali diluncurkan pada 2019, dan dicirikan pengamat sebagai 'Mini-S-300'.

Sistem rudal Dezful dan Majid juga ambil bagian dalam latihan tersebut.

Iran memiliki salah satu sektor pertahanan dalam negeri yang paling canggih di Timur Tengah, dan telah menciptakan beragam sistem rudal jarak pendek, menengah dan panjang.

Amerika Serikat dan sekutunya telah berusaha mengekang kekuatan rudal Republik Islam Iran melalui perjanjian, tetapi Teheran telah berulang kali mengatakan mereka tidak akan pernah menyerahkan senjata, dan menganggapnya sebagai jaminan keamanan terhadap agresi asing.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Berita Terkini
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Infografis
Kehebatan Rudal Sijjil,...
Kehebatan Rudal Sijjil, Senjata Andalan Iran Hancurkan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved