Latihan Perang dengan Sekutu Quad, AS Kirim Kapal Induk Nuklir Carl Vinson

Rabu, 13 Oktober 2021 - 02:38 WIB
loading...
A A A
Setelah melakukan pelayaran perdananya pada tahun 1983, USS Carl Vinson menjadi bagian dari beberapa operasi besar termasuk Operation Desert Strike, Operation Iraq Freedom, Operation Southern Watch dan Operation Enduring Freedom.

Pasukan Bela Diri Maritim Jepang mengerahkan kapal induk pengangkut helikopter JS Kaga dan kapal perusak kelas Murasame JS Murasame. Sedangkan Angkatan Laut Australia diwakili oleh HMAS Ballarat dan HMAS Sirius.

“Latihan tahap kedua akan dibangun di atas sinergi, koordinasi, dan interoperabilitas yang dikembangkan selama Tahap Pertama latihan dan akan fokus pada latihan perang permukaan dan anti-kapal selam tingkat lanjut, evolusi pelayaran dan penembakan senjata,” kata juru bicara Angkatan Laut India Komandan kata Vivek Madhwal.

“Latihan Malabar edisi ke-25, dengan tetap memperhatikan semua protokol selama pandemi COVID-19, merupakan cerminan dari komitmen negara-negara peserta untuk mendukung Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, inklusif serta tatanan internasional yang berbasis aturan,” ujarnya.

Baca juga: Kim Jong-un Gertak AS dengan ICBM Hwasong-16 Si Monster Nuklir Korut

Mengikuti undangan India, Australia berpartisipasi dalam latihan Malabar tahun lalu yang secara efektif menjadikannya latihan oleh keempat negara anggota koalisi Quad atau Quadrilateral. Australia juga berpartisipasi dalam tahap pertama latihan Malabar tahun ini.

Latihan tersebut menyaksikan momentum baru di latar belakang tumbuhnya konvergensi kepentingan dalam domain maritim di antara empat negara Quad.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved