AS dan Inggris Peringatkan Warganya: Jauhi Hotel-hotel di Kabul
Selasa, 12 Oktober 2021 - 00:30 WIB
loading...
A
A
A
Pada bulan Agustus, selama evakuasi warga asing yang kacau dan warga Afghanistan yang berisiko, negara-negara NATO mengeluarkan peringatan tentang ancaman yang akan segera terjadi. Mereka memberitahu orang-orang untuk menjauh dari bandara Kabul.
Beberapa jam kemudian, seorang pembom bunuh diri meledakkan diri di tengah kerumunan yang berkumpul di sekitar salah satu gerbang bandara, menewaskan puluhan warga sipil dan 13 tentara Amerika.
Serangan itu diklaim oleh ISIS, yang sejak itu menargetkan beberapa penjuang Taliban, dan mengklaim serangan bom dahsyat di kota Kunduz pada hari Jumat yang menghancurkan sebuah masjid saat salat Jumat. Itu menjadi serangan paling berdarah sejak pasukan AS meninggalkan negara itu pada Agustus lalu.
Dalam beberapa tahun terakhir, ISIS cabang Afghanistan-Pakistan telah bertanggung jawab atas beberapa serangan paling mematikan di negara-negara tersebut. ISIS juga membantai warga sipil di masjid, tempat suci, lapangan umum, dan bahkan rumah sakit.
Beberapa jam kemudian, seorang pembom bunuh diri meledakkan diri di tengah kerumunan yang berkumpul di sekitar salah satu gerbang bandara, menewaskan puluhan warga sipil dan 13 tentara Amerika.
Serangan itu diklaim oleh ISIS, yang sejak itu menargetkan beberapa penjuang Taliban, dan mengklaim serangan bom dahsyat di kota Kunduz pada hari Jumat yang menghancurkan sebuah masjid saat salat Jumat. Itu menjadi serangan paling berdarah sejak pasukan AS meninggalkan negara itu pada Agustus lalu.
Dalam beberapa tahun terakhir, ISIS cabang Afghanistan-Pakistan telah bertanggung jawab atas beberapa serangan paling mematikan di negara-negara tersebut. ISIS juga membantai warga sipil di masjid, tempat suci, lapangan umum, dan bahkan rumah sakit.
(esn)
Lihat Juga :