Presiden Aljazair: Prancis Bantai 4.000 Jamaah Masjid Ottoman di Era Kolonial
Senin, 11 Oktober 2021 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Akhir Tragis Penjagal Rakyat Palestina Ariel Sharon: Koma 8 Tahun, Membusuk di RS
Masjid Ketchaoua dibangun Khair al-Din Barbarossa, penguasa Ottoman di Aljazair pada saat itu, pada tahun 1520 di kawasan Casbah, ibu kota Aljir.
Baca juga: Israel Hancurkan Pemakaman Muslim di Dekat Masjid Al-Aqsa
Catatan sejarah Aljazair menunjukkan penguasa Prancis Aljazair pada saat itu, Duke de Rovigo, memutuskan pada akhir 1832 untuk menyerbu masjid dan mengubahnya menjadi gereja.
Setelah muncul penolakan dari penduduk kota yang berkemah di dalamnya, dia tetap menghancurkan masjid, membantai orang-orang di dalamnya, dan membakar salinan Kitab Suci Al-Qur'an.
Masjid Ketchaoua dibangun Khair al-Din Barbarossa, penguasa Ottoman di Aljazair pada saat itu, pada tahun 1520 di kawasan Casbah, ibu kota Aljir.
Baca juga: Israel Hancurkan Pemakaman Muslim di Dekat Masjid Al-Aqsa
Catatan sejarah Aljazair menunjukkan penguasa Prancis Aljazair pada saat itu, Duke de Rovigo, memutuskan pada akhir 1832 untuk menyerbu masjid dan mengubahnya menjadi gereja.
Setelah muncul penolakan dari penduduk kota yang berkemah di dalamnya, dia tetap menghancurkan masjid, membantai orang-orang di dalamnya, dan membakar salinan Kitab Suci Al-Qur'an.
Lihat Juga :