Ekonomi Suram, Kim Jong-un Peringatkan Pejabat Korut Tak Tuntut Perlakuan Istimewa

Senin, 11 Oktober 2021 - 09:39 WIB
loading...
Ekonomi Suram, Kim Jong-un...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memperingatkan para pejabatnya untuk tidak menuntut perlakuan istimewa dari rakyat di saat kondisi ekonomi sedang suram. Foto/KCNA via REUTERS
A A A
PYONGYANG - Kim Jong-un , pemimpin Korea Utara (Korut) memperingatkan para pejabatnya untuk tidak menuntut perlakuan istimewa dari rakyat karena kondisi ekonomi sedang suram. Sebaliknya, dia mendesak para pejabat membantu meningkatkan kehidupan rayat.

Peringatan pemimpin muda Pyongyang itu, seperti diberitakan KCNA, Senin (11/10/2021), disampaikan dalam pidatonya pada perayaan ulang tahun ke-76 Partai Buruh Korea pada hari Minggu.

Baca juga: AQ Khan, Bapak Bom Nuklir Pakistan Dibenci Barat dan Disamakan dengan Osama bin Laden

"Negara ini menghadapi tugas besar untuk menyesuaikan dan mengembangkan ekonomi dan mencapai tujuan ekonomi yang ditetapkan dalam pertemuan partai dan pemerintah baru-baru ini," kata Kim Jong-un.

"Satu-satunya cara untuk secara dinamis mendorong pekerjaan penting yang belum pernah terjadi sebelumnya meskipun situasinya suram adalah agar seluruh [anggota] partai bersatu," ujarnya.

"Pejabat seharusnya tidak menginginkan hak istimewa dan perlakuan istimewa, dan harus selalu mempertimbangkan apakah pekerjaan mereka melanggar kepentingan rakyat atau menyebabkan masalah bagi rakyat," imbuh Kim Jong-un.

Perayaan ulang tahun partai berkuasa itu dimeriahkan dengan pertunjukan seni, gala, dan kembang api. Namun tidak ada parade militer besar-besaran yang biasanya digelar.

Ekonomi Korea Utara telah terpukul oleh sanksi internasional selama bertahun-tahun atas program nuklir dan senjatanya, dan hujan lebat serta banjir yang juga memakan korban jiwa.

Baca juga: PM Israel Sebut Palestina Merdeka Berarti Pembentukan Negara Teror

Risiko kelaparan paling rentan di negara itu setelah menerapkan isolasi yang dipaksakan sendiri selama pandemi COVID-19. Penyelidik hak asasi manusia PBB dalam laporan yang dilihat Reuters mengatakann situasi kemanusiaan yang memburuk di Korea Utara dapat berubah menjadi krisis.

Pada Kamis pekan lalu, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menuduh pemerintah Kim Jong-un bertanggung jawab atas situasi kemanusiaan di negara itu.

“Rezim terus mengeksploitasi warganya sendiri, melanggar hak asasi mereka, untuk mengalihkan sumber daya dari rakyat negara itu untuk membangun (senjata pemusnah massal) dan program rudal balistik yang melanggar hukum,” kata juru bicara departemen tersebut, Ned Price.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved