China Kecam Pidato Keras Presiden Taiwan saat Peringatan Hari Nasional
Senin, 11 Oktober 2021 - 04:30 WIB
loading...
Parade militer Taiwan. FOTO/Reuters
A
A
A
BEIJING - China mengecam pidato yang disampaikan Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen pada peringatan Hari Nasional Taiwan . Saat itu, Tsai mengatakan pemerintahnya tidak akan tunduk pada tekanan dari Beijing dan akan terus memperkuat pertahanan pulau itu untuk melindungi cara hidup demokratisnya.
Seperti dilaporkan Al-Jazeera, Kantor Urusan Taiwan China mengatakan pada Minggu (10/10), bahwa pidato Tsai menghasut konfrontasi dan memutarbalikkan fakta. Kantor itu juga menyatakan, bahwa dalam upaya mencari kemerdekaan, Taiwan menutup pintu untuk dialog. Hingga kini, Beijing menganggap Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri.
Baca: Presiden Taiwan: Bila Menyangkut Kedaulatan, Tak Ada Kata Mundur!
Kata-kata keras Tsai pada akhir pekan lalu itu muncul satu hari setelah Presiden China Xi Jinping berjanji sekali lagi untuk mewujudkan “penyatuan kembali secara damai” dengan Taiwan, wilayah yang saat ini memiliki pemerintahan sendiri.
“Tidak ada yang boleh meremehkan tekad, kemauan, dan kemampuan kuat rakyat Tiongkok untuk menjaga kedaulatan nasional dan integritas teritorial,” kata Xi.
Seperti dilaporkan Al-Jazeera, Kantor Urusan Taiwan China mengatakan pada Minggu (10/10), bahwa pidato Tsai menghasut konfrontasi dan memutarbalikkan fakta. Kantor itu juga menyatakan, bahwa dalam upaya mencari kemerdekaan, Taiwan menutup pintu untuk dialog. Hingga kini, Beijing menganggap Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri.
Baca: Presiden Taiwan: Bila Menyangkut Kedaulatan, Tak Ada Kata Mundur!
Kata-kata keras Tsai pada akhir pekan lalu itu muncul satu hari setelah Presiden China Xi Jinping berjanji sekali lagi untuk mewujudkan “penyatuan kembali secara damai” dengan Taiwan, wilayah yang saat ini memiliki pemerintahan sendiri.
“Tidak ada yang boleh meremehkan tekad, kemauan, dan kemampuan kuat rakyat Tiongkok untuk menjaga kedaulatan nasional dan integritas teritorial,” kata Xi.
Lihat Juga :