Kapal Selam Nuklir AS Tabrakan dengan Kapal Selam atau Instalasi Pengeboran Minyak?

Sabtu, 09 Oktober 2021 - 07:55 WIB
loading...
A A A
Valuyev percaya bahwa penjelasan yang paling mungkin adalah bahwa kapal selam itu menabrak instalasi pengeboran minyak yang baru dibangun atau masih dalam pembangunan. "Informasi tentang itu belum dibawa ke perhatian komando armada Amerika," katanya.

Pada hari Kamis, kantor urusan publik Armada Pasifik AS mengumumkan bahwa kapal selam kelas Seawolf, USS Connecticut, mengalami kerusakan setelah bertabrakan dengan objek yang tidak dikenal selama manuver di Laut China Selatan pada 2 Oktober.

Menurut kantor tersebut luka yang dialami 11 pelaut tidak mengancam jiwa mereka. Sistem propulsi kapal selam tidak rusak, dan kapal selam itu tetap melaju ke pangkalan Angkatan Laut AS di Guam.

Pada briefing hari Jumat, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian menyatakan keprihatinan mendalam China atas insiden tersebut, dan mendesak Amerika Serikat dan negara-negara lain yang terlibat untuk memberikan rincian yang relevan. "Termasuk lokasi yang tepat dari insiden itu, tujuan dari perjalanan ini, dan detail tentang apa yang kapal selam itu temui," katanya.

Laut China Selatan adalah salah satu perairan paling sensitif di planet ini, dengan banyak negara, termasuk Republik Rakyat China, Brunei, Taiwan, Malaysia, Filipina, dan Vietnam mengeklaim bagian dari perairan tersebut.

Baca juga: Kapal Selam Nuklir AS yang Tabrakan di Laut China Selatan Harganya Rp42,6 Triliun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Bangun Permukiman Yahudi di Gaza
Rekomendasi
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved